BANTUL - Seorang balita berinisial ANS,4 dilaporkan hilang setelah hanyut di Sungai Belik, Wonokromo, Pleret, Bantul pada Sabtu (14/12). Menurut keterangan polisi, bocah tersebut terjatuh usai terpeleset ketika sedang bermain di pinggir sungai.
Kasi Humas Polres Bantul AKP I Nengah Jeffry Widnyana mengatakan, peristiwa naas itu terjadi sekitar pukul 09.57 ketika korban sedang bermain di sekitar lokasi yang berdekatan dengan sungai. Korban diduga saat itu lepas pengawasan dari orang tuanya.
Adapun orang tua korban juga baru menyadari anaknya hilang sekitar pukul 12.15. Itu setelah dilakukan pencarian dengan melihat rekaman kamera pengawas Ponpes Fadlun Minalloh yang lokasinya tidak jauh dari tempat kejadian
"Dari rekaman CCTV, terlihat jelas korban terpeleset dan jatuh ke Sungai Belik yang tidak terdapat pembatas. Arus sungai yang deras saat itu langsung membawa korban," ujar Jeffry saat dikonfirmasi, Sabtu (14/12).
Dalam rekaman CCTV yang tersebar terlihat sang anak yang bermain sendirian hingga ke pinggir sungai. Tanpa terlihat pengawasan orang tua, sang bocah terlihat terpeleset saat berada di pinggir sungai dan terbawa arus sungai yang sedang deras.
Jeffry menambahkan, bahwa kondisi Sungai Belik saat itu memang cukup berbahaya karena diguyur hujan. Ketinggian airnya sendiri mencapai 80 sentimeter dengan arus air yang cukup deras.
Mantan Kasi Humas Polres Kulonprogo itu menyebut, sampai saat petugas masih melakukan upaya pencarian. Adapun pencarian dilakukan oleh petugas gabungan dengan menyisir Sungai Belik dan Sungai Opak. Hingga pukul 16.30 petugas masih belum menemukan keberadaan korban.
"Lokasi kejadian korban tenggelam, kurang lebih 100 meter dari muara Sungai Opak," terang Jeffry. (inu)
Editor : Heru Pratomo