BANTUL – Hujan yang mengguyur Bantul pagi hingga siang hari mengakibatkan sejumlah pohon tumbang dan pergerakan tanah. Di Grogol, Parangtritis, Kretek warganya mengeluhkan hujan yang membawa lumpur karena proyek pengerjaan Jalan Jalur Lintas Selatan (JJLS).
Dari data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul tercatat pohon tumbang di tiga titik. Sedangkan pergerakan tanah di satu lokasi. Kepala Bidang Kedaruratan, Logistik, dan Peralatan BPBD Bantul Antoni Hutagaol mengatakan, satu pohon tumbang di Sendangsari, Pajangan dan dua di Sidomulyo, Bambanglipuro. “Tidak ada korban jiwa,”katanya, Kamis (12/12).
Kerusakan terjadi mayoritas di bagian atap terutama asbes. Tumbangnya pohon tidak sampai ada yang merobohkan rumah. Sedangkan untuk pergerakan tanah, terjadi di Sriharjo, Imogiri. Hujan deras membuat bangket tanah dengan luas 18 meter dan ketinggian enam meter ambrol. Pergerakan tanah ini juga tidak ada korban jiwa dan luka.
Di Kalurahan Parangtrititas turunnya hujan disertain dengan adanya endapan lumpur. Itu lantaran adanya proyek pembangunan JJLS yang sedang berproses. Satu unit mobil pemadam kebakaran dengan empat personel diterjunkan untuk membersihkan jalan dari tanah, dibantu relawan, pekerja proyek JJLS dan warga sekitar."Airnya membawa linut atau endapan lumpur," ujar Kabid Damkar dan Penyelamatan BPBD Bantul Irawan Kurnianto. (rul/din).
Editor : Din Miftahudin