BANTUL - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bantul menjadi tuan rumah ajang kontes kambing Peranakan Etawah (PE) Kaligesing. Kompetisi yang dilangsungkan di Pasar Seni Gabusan, Sewon diikuti ratusan peternak se-Pulau Jawa. Ajang tersebut diselenggarakan sebagai upaya melahirkan peternak muda di Bantul.
"Untuk menggugah kalangan muda bergerak di peternakan," kata Kepala DKPP Bantul Joko Waluyo Minggu (1/12/2024).
Sebab kompetisi semacam ini menimbulkan adu gengsi. Sehingga pemuda tidak sekadar menjadi seorang peternak saja.
Tahun depan, akan ada dua penyelenggaraan sekaligus yang serupa. "Kambing PE di Bantul sudah berkembang sejak 1985 di Pajangan," sambungnya.
Namun dalam rentang waktu 10 tahun terakhir, populasi kambing PE Kaligesing di Bantul sudah mencapai ribuan ekor yang tersebar di 17 kapanewon.
Menurutnya, adanya kontes semacam ini membuat peternak mengetahui harga dan kualitas kambing PE Kaligesing. "Harga jual di lomba ini ada yang sampai Rp 200 juta," tuturnya.
Sementara itu Ketua DPD Perkumpulan peternak kambing kaligesing nasional (Perkannas) Bantul Hanung Raharjo menambahkan, ada kemajuan peternak kambing PE Kaligesing. Apalagi pada 2015, peternak di Bantul sangat terkenal dengan kualitas seni yang cukup tinggi. Setidaknya hal tersebut bisa diupayakan kembali untuk kalangan peternak muda.
"Dan mengedukasi peternak muda kualitas tidak hanya ternak kambing kelas pasar tetapi di sini bisa sampai ratusan juta," tuturnya. (rul/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita