BANTUL - Penemuan mayat di Dam aliran kali sempat menggegerkan warga Jalan Samas Dam Cangkring, Mulyodadi, Bambanglipuro, Bantul. Pertama kali ditemukan oleh saksi satu Murtijo warga Pandak, Kamis (28/11/2024) pukul 07.30 WIB yang sedang melintas seperti melihat ada mayat. Hal tersebut membuatnya berbalik arah untuk mengeceknya dan benar ada sesosok mayat.
Adapun korban yang ditemukan itu laki-laki, Muhammad Habib Riyal, 23 yang beralamat di Pajangan, Bantul. Kasi Humas Polres Bantul AKP I Nengah Jeffry mengatakan, peristiwa tersebut memang awalnya dianggap temuan mayat. Menurutnya, ketika didalami ternyata ada bekas benturan di pohon dekat TKP. "Diduga korban meninggal dunia akibat laka lantas tunggal sepeda motor dan korban masuk ke sungai hingga ditemukan meninggal dunia," bebernya, Kamis (28/11/2024).
Jeffry menilai, dugaan tersebut diperkuat dari rekaman kamera CCTV yang ada di depan TKP penemuan motor. Dari rekaman CCTV terlihat korban mengendarai motor dari arah selatan ke arah utara. Lantas menabrak pohon dan masuk ke arah sungai."Ditambah adanya keterangan saksi dua yang rumahnya tidak jauh dari TKP ketika subuh mendengar mendengar suara keras brakkkk," sambungnya. Saat dicek saksi dua tersebut ke depan rumah memang tidak ada kejadian apapun. Pagi hari usai mendapat laporan temuan mayat polisi langsung mendatangi lokasi kejadian untuk identifikasi.
Baca Juga: PTPS Hilang saat Mancing di Sungai Lukulo Kebumen, Ditemukan 38 Kilometer dari TKP
Ada juga temuan motor N-MAX warna biru dongker nopol AB 3375 KO di sungai sekitar 500 meter dari korban. Selain itu, di sekitar TKP ditemukan kunci motor merek Yamaha, pecahan dek warna biru dongker sekitar 4.90 meter dari pohon yang terkelupas. "Pada saat ditemukan korban tersangkut di pintu dam dan masih menggunakan helm BMC warna hitam," tutur Jeffry.
Dari pemeriksaan medis, korban mengalami luka lecet di bahu sebelah kanan, luka lecet di tangan sebelah kanan, dan terdapat luka terbuka dengan tulang kaki patah di paha kanan di atas lutut. Ketika korban Habib Riyal dievakuasi ke rumah sakit (RS) dan mengabarkan kejadian tersebut ke keluarganya. Polisi mendapati fakta terbaru kalau Habib Riyal tidak sendirian dalam mengendarai motor yang mengakibatkannya tewas."Korban yang pertama ditemukan adalah pemilik motor. Saat terhubung dengan pihak keluarga, menyampaikan kalau korban bersama rekannya," ungkap Jeffry. Atas dasar tersebut dilakukan lah pencarian kembali. Selanjutnya masih pada hari yang sama korban kedua Ari Septianto ditemukan. Titik penemuannya berjarak 200 meter dari korban pertama ditemukan.
Sementara ini, untuk penyebab laka masih didalami. Dari rekaman CCTV yang diterima Radar Jogja memang terlihat kendaraan yang digunakan kedua korban melaju sangat kencang. Saking kencangnya menabrak pohon yang tidak jauh dengan aliran kali. (rul).
Editor : Din Miftahudin