BANTUL - Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Bantul mulai memetakan kalurahan yang mampu menyuplai ikan segar untuk mendukung program makan bergizi gratis (MBG). Pemetaan itu berkaitan dengan kemampuan produksi ikan yang dapat dijadikan lauk MBG untuk anak sekolah.
Namun, pemenuhannya akan lebih mudah dengan olahan produk ikan beku atau biasa dikenal ikan frozen. "Ikan segar minimal harus pelihara tiga bulan sehingga harus dipetakan kalurahan mana saja yang siap," ujar Kepala DKP Bantul Istriyani Minggu (24/11/2024).
Baca Juga: Jose Mourinho Bantah Rumor Cristiano Ronaldo Ke Fenerbahce
Sedangkan untuk ikan frozen, proses produksinya bisa dilakukan setiap saat. Menurutnya, di Bantul sudah ada sekitar lima unit pengolahan ikan (UPI) yang dapat mendukung MBG sebagai lauk perikanan.
Dia mengklaim, produksi ikan beku di Bantul dapat memenuhi seluruh wilayahnya untuk MBG. "Karena bahan bakunya ready dan tenaganya tinggal ditambah," sambungnya.
Istriyani mengatakan, ke depan akan mengembangkan sistem plasma yang kaitannya dengan ikan frozen. Tentunya, pengembangan itu dilakukan dengan berlandaskan pembuatan ikan frozen sesuai SOP dan kualitasnya. Agar nilai gizi dalam ikan tidak berkurang.
Istriyani mengaku, instansinya sudah melakukan uji coba MBG dengan menu makanan olahan ikan. Kegiatan tersebut bekerja sama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan yang dilangsungkan di Depok dan Jetis.
Baca Juga: Tuduh Lakukan Politik Uang, Koalisi Sleman Baru Laporkan Paslon Kusuka ke Bawaslu
Ratusan orang terlibat dengan rincian di Depok 350 dan Jetis dihadirkan 150 orang. "Untuk tahun depan kami masih koordinasi tetapi secara prinsip siap," tegas Istriyani.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Bantul Nugroho Eko Setyanto menambahkan, uji coba MBG di sekolah sudah dilakukan. Seluruhnya digelar di Kasihan mulai Oktober-Desember. Sekolah yang terlibat di antaranya, SDN Tlogo, SDN Ngebel, PAUD Tunas Islam, TK Tunas Islam, TK Dharma Bhakti IV, TK Islam Sunan Gunung Jati, dan KB Islam Gunung Jati. Melibatkan sekitar 500 orang. "Penyedia MBG menggunakan katering UMY Boga," sebutnya. (rul/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita