BANTUL – Hujan yang disertai angin kencang di Kabupaten Bantul pada Jumat (22/11/2024) berdampak pada tujuh pohon tumbang dan adanya gerakan tanah di empat lokasi. Seluruhnya tersebar di enam kapanewon. Yakni Kapanewon Kasihan, Bantul, Sewon, Imogiri, dan Sedayu.
Berdampak pada tiga rumah, empat akses jalan, satu kendaraan, dan satu fasilitas pendidikan. Dengan estimasi kerusakannya sebesar Rp 72 juta.
"Kondisi terakhir saat ini pohon tumbang selesai penanganan dan pendataan serta gerakan tanah sudah selesai dalam pendataan kebutuhan," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Bantul Antoni Hutagaol Sabtu (23/11/2024).
Antoni mengimbau, agar masyarakat tidak panik dan terus mewaspadai tempat yang rawan banjir, longsor serta angin kencang. Mengingat saat ini sudah mulai masuk pada musim penghujan.
"Di saat hujan deras dan angin kencang hindari pohon-pohon yang tinggi dan rawan tumbang, baliho dan papan-papan di jalan," tegasnya.
Antoni juga berpesan, jika terjadi becana, masyarakat bisa langsung berkoordinasi dengan relawan, FPRB Desa, masyarakat setempat dan BPBD Bantul. "Demikian juga pada saat di rumah hindari tempat yang rawan terkena longsoran akibat hujan yang deras denga cara cari tempat yang aman," tandasnya. (ayu/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita