Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Kabar Duka! Mbok Marto Pemilik Usaha Mangut Lele Legend Sewon 'Mangut Lele Mbok Marto', Bantul Meninggal Dunia di Usia 96 Tahun

Khairul Ma'arif • Rabu, 6 November 2024 | 21:35 WIB
Sosok Mbok Marto ramah diajak foto pembeli di warungnya dan suasana rumah duka dan tamu yang berdatangan untuk melayat Mbok Marto. 
Sosok Mbok Marto ramah diajak foto pembeli di warungnya dan suasana rumah duka dan tamu yang berdatangan untuk melayat Mbok Marto. 

BANTUL - Kabar duka datang dari dunia kuliner nusantara.

Sosok Mbok Marto kuliner legend mangut lele di Yogyakarta telah berpulang.

Mbok Marto yang memiliki nama lengkap Marto Ijoyo itu meninggal dunia pada Rabu (6/11/2024) di kediamannya, Jalan Sewon Indah, Ngireng-ireng, Panggungharjo, Sewon, Kabupaten Bantul.

Salah seorang putera Mbok Marto, Poniman mengatakan, ibunya menghembuskan nafas terakhirnya sekitar pukul 04.30 WIB, Rabu pagi.

"Simbok meninggalnya karena sepuh. Tiga hari terakhir ngedrop," ujar anak Mbok Marto bernama Poniman, saat ditemui Radar Jogja di kediamannya, Rabu (6/11/2024). 

Mbok Marto meninggal di usia senjanya yang hampir mencapai satu abad. Yakni berusia 96 tahun.

Menurutnya, sejak tiga hari terakhir ibunya sudah tidak berkenan makan sehingga tidak mengkonsumsi apapun. 

Meski begitu, Poniman mengatakan, Mbok Marto masih dapat diajak berkomunikasi.

Pria berusia 54 tahun itu menuturkan, ibunya tidak memiliki riwayat penyakit apapun.

Sekalinya pun sakit hanya meriang atau puyeng yang bisa disembuhkan dengan minum obat bodrex atau rheumacyl sembuh.

Poniman juga menjelaskan, bahwa sudah lima tahun ibunya itu sudah rehat dari aktivitas dapur.

Kini anak-anaknya yang meneruskan perjuangannya mengelola Mangut Lele Mbok Marto.

"Simbok sudah lima tahun terakhir tidak masak dipasrahkan ke anaknya tetapi tetap mensuport proses masak mangut lele," sambungnya.

Kendati begitu, almarhum Mbok Marta tetap menyakan ke Poniman pekerjaan yang dapat dilakukannya.

Menurutnya, tugas ibunya di hari-hari terakhirnya hanya mengupas bawang dan cabai.

Bahkan, beberapa jam terakhir menjelang akhir hayatnya tepat pukul 01.00 WIB masih menanyakan pekerjaan yang harus dilakukannya apa.

"Terus saya lihatin jam masih jam 1 pagi istirahat dulu," tuturnya.

Meninggal dunia di usia 96 tahun tanpa ada penyakit yang menyertainya.

Mbok Marto tidak dibawa ke rumah sakit lagi ketika akhir hayatnya dan keluarga sudah ikhlas menerimanya.

 

Resep Sudah Diturunkan ke Anaknya

Sebelum kepergiannya, resep Mangut Lele Mbok Marto telah diwariskan kepada anak-anaknya. 

Salah satu yang mengelola ya Poniman sendiri.

Tinggal di dekat warung ibunya, saban hari dia dan keluarganya berjibaku mengelola resep yang kian diminati pecinta kuliner dari pelosok Tanah Air.

"Sudah lima tahun diteruskan anak turunnya resep Mangut Lele Mbok Marto tidak ada keluhan dari pelanggannya," ujar Poniman.

Poniman menceritakan, ibunya menjadi pengusaha kuliner tidak langsung sukses seperti sekarang. Tidak instan melainkan melalui proses panjang.

Ia menceritakan perjalanan ibunya 'Sang Legend'.

Mbah Marto mulai berjualan sejak tahun 1969 silam.

Caranya dia berjualan dengan menjajakan mangut lele yang digendong dari rumah Panggungharjo, Sewon, Bantul menuju Pasar Beringharjo.

Seiring berjalannya waktu pelangganya bertambah sehingga berjualannya tidak harus berjalan sampai Beringharjo.

Baru pada 1986 mulai berdagang statis dengan stay saja berjualan di rumahnya saja.

Tak disangka cita rasa masakannya mengundang penikmat dari berbagai orang, kalangan bahkan daerah.

Mulai dari pelanggan daerah sekitar, publik figur hingga tokoh-tokoh penting nasional.

Beberapa pejabat yang pernah datang ke warungnya yakni, Retno Marsudi, Sri Mulyani, Ida Fauziyah dan masih banyak lagi. Serta banyak juga yang datang dari kalangan artis.

Seingatnya banyak yang tokoh nasional yang tidak terfoto.

"Kayanya kalau jabatan strategis Mabes Polri pernah ke sini kalau difoto semua dindingnya tidak muat," ungkapnya.

Mbok Marto akan dimakamkan di TPU dekat rumahnya yang hanya berjarak dua meter saja siang ini.

Poniman mengaku, sebagai perwakilan keluarga Mangut Lele Mbok Marto meminta maaf dari kesalahan orang tuanya selama ini yang selalu bertemu banyak pelanggan.

Menurutnya, akan ditutup selama sepekan ke depan sehingga tidak melayani pelanggan. (rul)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#Sosok Mbok Marto #Mbok Marto #penerus #Mbok Marto meninggal dunia #Mangut Lele Mbok Marto #kuliner legendaris #legend #pemilik usaha #meninggal dunia #Mangut Lele Legend #pemakaman #legendaris #kabar duka #Marto Ijoyo