BANTUL – Tempat pengolahan sampah terpadu (TPST) baru akan dibangun di Kalurahan Gadingsari, Sanden, Bantul pada 2025. Hanya saja, rencana ini masih dimatangkan oleh dinas lingkungan hidup (DLH). Termasuk untuk anggaran pembangunan.
Lurah Gadingsari Widodo mengaku, sudah menerima rencana pembangunan TPST baru tersebut. Direncanakan, pembangunan akan menggunakan APBD dan pengelolaan ada di DLH Bantul.
Nantinya, TPST akan menggunakan tanah kas desa (TKD). Dipilihnya Gadingsari, karena sejumlah daerah tidak menerima. “Sudah 18 tempat menolak DLH, yang menerima Gadingsari (tapi, Red) dengan syarat menyerap tenaga kerja setempat,” sebutnya Minggu (3/11/2024).
Dia mengatakan, TPST itu nantinya seperti di Dingkikan. Dilengkapi laboratorium peternakan, perikanan, dan pertanian yang memanfaatkan limbah sampah. Di antara laboratorium itu, sisa makanan akan dimanfaatkan untuk maggot. Sedangkan sisa lindi, digunakan untuk pupuk pertanian. “Jadi edu wisata, tidak sekadar TPST,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala DLH Bantul Bambang Purwadi Nugroho menambahkan, penambahan TPST masih dalam tahap perencanaan. Selain itu, masih dalam telaah teknis urgensi kehadiran TPST di wilayah tersebut. “Kami sedang menyiapkan kajian lingkungannya,” ungkapnya.
Dia pun enggan gegabah karena anggarannya sendiri sekarang masih dalam perencanaan. Oleh karena itu, DLH Bantul saat ini akan tetap fokus pada TPST Dingkikan yang sudah beroperasi lebih dulu. (rul/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita