BANTUL - Kalurahan Gadingsari, Sanden, Bantul akan memiliki agrowisata tahun depan. Berupa kebun buah berbagai jenis. Letaknya tepat di Padukuhan Wonoroto. Bekas lahan tempat pembuangan sampah sementara (TPSS) Gadingsari.
Lurah Gadingsari Widodo mengatakan, kehadiran kebun buah diharapkan dapat menarik minat pengunjung. Terlebih dengan dibukanya Jembatan Pandansimo, Srandakan.
Pembangunan agrowisata ini, akan menggunakan dana keistimewaan (danais) sebesar Rp 4,2 miliar. “Agrowisata itu nanti ada rest area, ruang terbuka panggung seni, kuliner, hingga pasar tani,” tuturnya Rabu (30/10/2024).
Dia membeberkan, penggunaan lahan bekas TPSS untuk agrowisata sudah menjadi kesepakatan sejak awal. Bahkan ini semacam hadiah karena lahan di Gadingsari bersedia dijadikan TPSS.
Widodo menuturkan, lahan yang digunakan sekitar enam hektare. “Sekarang sedang memproses perizinan tanah,” sebutnya.
Meskipun pembangunan dijadwalkan pertengahan 2025, pengurus agrowisata tersebut telah direncanakan. Memaksimalkan warga setempat. Baik untuk pekerja maupun pelaku UMKM.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Bantul Saryadi mendukung pengembangan destinasi wisata juga bisa dilakukan oleh masyarakat atau kalurahan. Sebab kehadiran destinasi wisata bisa menjadi lokomotif perekonomian warga sekitar. “Perkembangan destinasi wisata kami support dari sisi peningkatan kapasitas manajemen. Syukur bisa mendukung dari sisi anggaran,” harapnya. (rul/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita