BANTUL - Sebagai upaya menangani darurat sampah dan mewujudkan Bantul Bersih Sampah 2025, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bantul menyalurkan kendaraan roda tiga pengangkut sampah. Khusus bagi kelompok pengelola sampah mandiri (KPSM) di Kalurahan Srimartani, Piyungan.
Di antaranya KPSM Dollumbung Petir, KPSM Resik Becik Perum GTS 2 Petir, KPSM Daraman, KPSM Pepeling Piyungan, dan KPSM Kwasen Srimartani. Penyerahan dilakukan langsung oleh Kepala DLH Bantul Bambang Purwadi Nugroho.
Bambang berharap, alat pengangkut sampah bisa digunakan sebaik-baiknya. "Terlebih lagi saat ini sedang darurat sampah," ungkapnya, Jumat (25/10/2024).
Menurutnya, alat yang diberikan diharapkan bisa membantu menyelesaikan persoalan sampah di level terkecil. Sehingga dapat menyukseskan program Bantul Bersih Sampah 2025.
Upaya ini menjadi satu dari sekian langkah yang dilakukan oleh DLH Bantul dalam mengatasi persoalan sampah. Sebelumnya juga sudah dilakukan pembangunan TPST Dingkikan dan Modalan serta sejumlah TPS3R di Kalurahan Bantul, Caturharjo, dan Tamanan yang sekarang masih dalam proses pembangunan.
Sementara itu, Ketua KPSM Dollumbung Petir Marozi mengaku, sangat terbantu dengan pemberian kendaraan roda tiga dari DLH Bantul. Itu karena dapat membantu proses pengangkutan sampah menjadi lebih efektif karena bisa mengangkut sampah yang cukup banyak. “Ditambah kendaraanya tidak terlalu besar sehingga bisa masuk gang kecil,” tuturnya.
Dia memastikan, akan memanfaatkan kendaraan yang diberikan dengan maksimal untuk pengelolaan sampah di Padukuhan Petir agar bisa bebas sampah.
Pangripta Kalurahan Srimartani Lilik Raharjo mengapresiasi, penyaluran DLH Bantul dan berharap tidak hanya peralatan saja yang bisa diberikan. Melainkan juga juga pelatihan peningkatan kapasitas bagi pelaku pengelola sampah. "Agar bisa meningkatkan pengelolaannya dan juga memberi nilai tambah untuk sampah yang sudah terpilah," sebutnya. (rul/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita