BANTUL – Kalurahan Caturharjo, Pandak, Bantul membangun tempat pembuangan sampah reduce, reuse, dan recycle (TPS3R).
Proses pembangunan sudah dilakukan sekitar sepekan dan saat ini dalam perataan lahan.
TPS3R Caturharjo ini ditargetkan rampung pembangunannya pada 24 Desember 2024.
Lahannya memanfaatkan tanah kas desa (TKD) seluas 4500 meter yang izin Gubernurnya sudah diberikan.
Lokasinya merupakan lahan kosong yang ditumbuhi berbagai pepohonan yang tidak ada penghuninya.
“Pendanaannya Danais provinsi izin sudah beres semua,” ujar Lurah Caturharjo Wasdiyanto, Rabu (9/10/2024).
Nantinya selesai pembangunan langsung dapat dimanfaatkan operasionalnya lagsung tidak menunggu lama.
Itu artinya, akhir Desember atau awal 2025 TPS3R Caturharjo sudah dapat mengelola sampah.
Anggaran pembangunannya sekitar Rp 1,6 miliar yang seluruhnya menggunakan dana keistimewaan (Danais).
Lahannya yang dahulu hutan jauh dari permukiman warga sehingga harus dibuka terlebih dahulu terhadap aksesnya.
Wasdiyanto mengaku, sebanyak 16 warganya swadaya menghibahkan tanahnya yang di sekitar lokasi untuk dijadikan jalan ke luar masuk TPS3R Caturharjo.
“Total luas lahannya yang diswadayakan untuk jalan sekitar 360 meter kali empat meter tanpa ganti rugi sepeser pun,” imbuhnya.
Sewa bekho untuk pembukaan dan perataan lahan biayanya menggunakan dana kalurahan.
Dia mengungkapkan, untuk awal beroperasi nantinya akan mengelola sampah Caturharjo dahulu.
“Ke depan pengolahan sampah plastik di kawasan selatan Bantul,” tuturnya.
Sementara itu, untuk menunjang TPS3R Caturharjo juga sudah dilakukan pengadaan terhadap alat penunjangnya.
Diawal operasionalnya akan dibantu mesin cacah dan press khususnya untuk sampah plastik.
Wasdiyanto mengungkapkan, gerakan lima ribu jugangan di wilayahnya tetap akan terus berlanjut meski sudah ada TPS3R.
Hal tersebut juga berlaku untuk pengolahan sampah mandiri yang ada di Padukuhan Kuroboyo.
Adapun letak TPS3R yang sedang dibangun berada di Padukuhan Gluntung Lor, Caturharjo.
Pelaksana tugas Kepala Pengadaan Barang dan Jasa Bantul Pambudi Arifin Rakhman membenarkan pengadaan mesin untuk TPST Caturharjo.
Menurutnya, tender sudah dilakukan dan dimenangkan CV Fanugra Jaya Semesta. “Nilai pengadaannya sekitar Rp 995 juta,” tandasnya. (rul)
Editor : Meitika Candra Lantiva