BANTUL - Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, pemasaran menjadi faktor penentu keberhasilan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Metode SOSTAC-RACE Planning dapat menjadi pedoman efektif UMKM dalam merancang strategi pemasaran.
Dosen Vokasi Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarukmo (STIPRAM) Jogja Agung Sulistyo mengatakan SOSTAC merupakan akronim dari Situation, Objectives, Strategy, Tactics, Action, dan Control.
"Metode ini membantu UMKM menganalisis lingkungan bisnis secara mendalam dan menetapkan tujuan yang jelas," kata Agung dalam konferensi pers pada Rabu (9/10/2024).
Dalam pemasaran digital, pelaku usaha harus melalui beberapa tahapan. Mulai dari klasifikasi produk, pesaing, pelanggan, serta identifikasi usaha hingga strategi digital marketing yang sesuai.
Selain itu, metode RACE—Reach, Act, Convert, Engage menyediakan kerangka untuk menjangkau dan membangun hubungan dengan pelanggan, sekaligus meningkatkan konversi.
"Dengan menerapkan kedua framework ini, UMKM bisa meningkatkan daya saing dan memperluas jangkauan pasar," ujarnya.
Agung menekankan bahwa pemahaman dan penerapan SOSTAC-RACE Planning akan mempersiapkan pelaku UMKM untuk menghadapi tantangan dunia digital dan meraih kesuksesan.
"Isu keberlanjutan bisnis menjadi sangat relevan," tambahnya.
Merespons perubahan pasar, pelaku usaha perlu merancang strategi. Tidak hanya mengutamakan keuntungan finansial, namun mempertimbangkan dampak lingkungan.
"Fokus bisnis harus seimbang antara pencapaian keuntungan dan perhatian terhadap lingkungan sekitar," ujarnya.
Hasil penelitian menegaskan jika pelaku usaha perlu merancang capaian target serta memperluas pasar melalui peranan teknologi digital.
"Kejelian pelaku usaha dalam memetakan berbagai kekuatan, kelemahan, peluang serta ancaman yang dihadapi dapat menjadi nilai lebih," bebernya.
Sementara itu salah satu perajin blangkon di wilayah Pajangan, Bantul Sumaryadi mengaku perlu dukungan dalam pengembangan usaha.
"Kami menyakini jika masukan dari akademisi tentang analisa bisnis penting dilakukan," kata Sunaryadi. (gun)
Editor : Iwa Ikhwanudin