BANTUL - Hasil uji laboratorium sampel dugaan keracunan di tiga lokasi berbeda sudah keluar. Yakni di Pondok Pesantren Darul Mushlihin, SD Unggulan ‘Aisyiyah Bantul, dan Kalurahan Patalan. Seluruhnya dipastikan karena adanya bakteri dan jamur pada makanan yang dikonsumsi.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Bantul Samsu Aryanto menjelaskan, bakteri yang ditemukan di antaranya stafilokokus areus, basilus sereus, salmonella dan jamur kapang. Rata-rata di tiga tempat kejadian bakteri dan jamur yang ditemukan sama. Hanya saja di SD Unggulan ‘Aisyiyah, terdapat tambahan bakteri klebsiella pneumoni.
Hal ini pun berlaku meskipun tempat pengelolaannya bersih. Namun cara penyimpanannya tidak sesuai akan merusak bahan makanan.
Saat ini, dinkes hanya dapat sebatas memberikan edukasi dan sosialisasi atas kejadian tersebut terhadap kalangan katering. Sehingga kejadian serupa tidak terulang kembali. (rul/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita