Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Nekat Terobos Palang Pintu, Kereta API Taksaka Menabrak Truk Molen di Sedayu Bantul: Begini Komentar PT KAI Daop 6 Jogja!

Gregorius Bramantyo • Rabu, 25 September 2024 | 18:30 WIB
TKP laka kereta di Sedayu Bantul yang membuat ringsek truk molen dan lokomotif kereta.
TKP laka kereta di Sedayu Bantul yang membuat ringsek truk molen dan lokomotif kereta.

BANTUL - Kereta Api Taksaka relasi Stasiun Gambir-Yogyakarta tertemper truk molen di perlintasan sebidang kawasan Sedayu pada Rabu (25/9/2024) pukul 03.52 WIB.

Kejadian itu terjadi pada JPL 714, KM 531+000 jalur hulu antara Stasiun Sentolo-Rewulu.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun insiden ini membuat perjalanan sejumlah kereta api terganggu.

Manajer Humas PT KAI Daop 6 Jogja Krisbiyantoro mengatakan, kejadian berawal ketika truk melintas tanpa mengindahkan sirene atau isyarat turunnya palang pintu dan suara peringatan kereta akan melintas.

Akibatnya, truk terjebak dan terjadi temperan.

Akibat kecelakaan ini, lokomotif Taksaka mengalami kerusakan pada sisi depan.

Bagian depan hingga cow hanger menyentuh rel dan harus dilepas paksa. Berupa penyok akibat menghantam truk molen.

Gardu jaga JPL juga roboh diterjang truk yang terpental.

Meski begitu, petugas penjaga aman karena bisa menyelamatkan diri.

Selain itu, kerusakan juga terjadi pada gerbong yang berdekatan dengan lokomotif.

"Kereta depan Eksekutif 1 juga mengalami kerusakan, penyok pada bagian bordes," katanya, Rabu (25/9/2024).

Krisbi mengungkapkan, akibat kejadian tersebut, sejumlah perjalanan kereta terganggu. Adapun jadwal KA yang terganggu, KA 90 Mataram 15 menit, KA 104 Singasari 24 menit, PLB 136a (Bogowonto) 27 menit.

Kemudian KA 581 (KA Bandara YIA) 24 menit, PLB 564a (KA Bandara ke Yogyakarta 41 menit. Plb 701a (KA Bandara ke YIA) 16 menit.

Dengan adanya keterlambatan perjalanan kereta, katanya, para penumpang kereta api diberikansService recovery (SR).

“KA 70 Taksaka setelah evakuasi langsung melanjutkan perjalanan ke stasiun akhir Yogyakarta, mengalami keterlambatan 192 menit,” ucapnya.

Ia menyesalkan peristiwa ini. Sebab, pada 19 September kemarin, pihaknya baru saja melakukan penindakan pelanggaran di perlintasan sebidang.

Bahkan penindakan itu dilakukan serempak oleh jajaran kepolisian di Jawa dan Sumatera bersama PT KAI dan stakeholder terkait.

"Ini mestinya bisa membuat para pengguna jalan lebih tertib dalam berlalu lintas," ujarnya.

Untuk itu, ia mengimbau kepada pengguna jalan untuk selalu menaati aturan di perlintasan sebidang.

Ketika kereta akan lewat dan ada sirine atau isyarat atau palang mulai menutup, pengguna jalan diminta sudah harus berhenti.

Selain mematuhi rambu-rambu, Krisbi juga mengimbau masyarakat untuk berhati-hati saat akan menyeberangi perlintasan sebidang jalan raya dengan jalur kereta api.

“Mulai menutup, harus berhenti. Saat ini sopir telah diamankan oleh Polsek Sedayu dan kami (PT KAI) akan melanjutkan ke proses hukum,” jelasnya. (tyo)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#Truk Molen #perjalanan kereta terganggu #Kereta Api Taksaka Menabrak Truk Molen di Sedayu Bantul #kecelakaan kereta api #jalur kereta api #PT KAI Daop 6 Jogja #kerusakan #Kereta Api #nekat #Kereta Api Taksaka #terobos palang pintu #HUMAS