BANTUL – Pelaksanaan kegiatan belajar mengajar (KBM) tak melulu dilakukan di dalam kelas. Seperti yang diterapkan oleh SD Negeri Banyuripan, Kasihan, Bantul Minggu (15/9/2024). Para siswa diajak berkegiatan di luar kelas untuk menanamkan pendidikan karakter.
Kegiatan diawali dengan penyalaan obor. Dipimpin oleh Kepala Sekolah SDN Banyuripan Hery Purnomo dan diikuti oleh perwakilan siswa masing-masing kelas. Tidak hanya sekadar seremonial, penyalaan obor dimaksudkan sebagai lambang geliat dan semangat untuk bergerak. Khususnya dalam meraih asa di masa depan.
Menurutnya, penyalaan obor tidak hanya sekadar seremonial belaka. Melainkan dijadikan sebagai perlambang geliat dan semangat untuk bergerak dalam meraih asa di masa depan. “Bukan sekadar pergerakan fisik, tapi jauh di dalam jiwa,” ujarnya.
Lantas kegiatan dilanjutkan permainan tradisional kasti yang diikuti oleh seluruh siswa SDN Banyuripan. Hery mengaku, permainan kasti dipilih karena dianggap tidak pernah dilakukan oleh anak-anak. Padahal, kasti tak hanya sekadar olahraga fisik. Namun juga melatih semangat kerja sama dan sportivitas. “Kami ingin mengajak anak-anak untuk mengenal kembali permainan tradisional yang hampir terlupakan oleh gempuran permainan modern melalui game online,” sebutnya.
Kegiatan luar kelas ini, lanjutnya, diakhiri dengan Festival Layang-Layang yang dilaksanakan di Lapangan Cikalpapat Bangunjiwo, Kasihan. Diharapkan dapat mengasah kreativitas anak-anak dalam berkarya dengan membuat layang-layang. “Anak diberi kebebasan dalam menciptakan model layanganya sendiri,” tutur Hery.
Koordinator kegiatan Riko Puput Astrian menambahkan, anak-anak tidak hanya bermain, tetapi juga belajar. Utamanya berkaitan membaca arah angin, belajar keseimbangan, dan belajar menyelesaikan masalah saat layang-layang mengalami kendala untuk terbang.
Bermain layang-layang juga memantik siswa SDN Banyuripan melatih kerja sama, kesabaran, dan tentunya membuat badan lebih sehat karena banyak bergerak. “Terbangnya layang-layang sebagai simbol kebebasan dan kemandirian siswa SDN Banyuripan dalam belajar dan menggapai impian,” ungkapnya.
Diklaimnya, para siswa pun begitu antusias mengikuti berbagai agenda kegiatan luar kelas ini. Lantaran siswa merasa lebih leluasa dibanding ketika belajar di dalam kelas. (rul/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita