Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Dua Remaja di Bantul Dibacok saat Beli Rokok Dini Hari, Pelaku Kabur Masih Dalam Penyelidikan Polisi

Khairul Ma'arif • Senin, 16 September 2024 | 02:47 WIB

 

 

TKP: Sejumlah petugas kepolisian mengecek tempat yang diduga pembacokan Minggu (15/9/2024) dini hari.
TKP: Sejumlah petugas kepolisian mengecek tempat yang diduga pembacokan Minggu (15/9/2024) dini hari.

BANTUL - Dua orang remaja di Kabupaten Bantul dibacok oleh gerombolan orang tidak dikenal Minggu (15/9/2024) dini hari. Keduanya hendak membeli rokok di sebuah warung kelontong di sekitar Jalan Gunung Sempu, Tamantirto, Kasihan.

Dua korban pembacokan itu berinisial AFR, 17, dan NKH, 16, yang masih berstatus sebagai pelajar SMA. AFR mengalami luka bacok di siku kiri, pundak kiri, dan punggung akibat disabet senjata tajam (sajam) oleh pelaku. “NKH mengalami luka bacok pada bagian lengan kanan, jempol dan jari tengah tangan kanan akibat disabet sajam diduga jenis celurit,” ujar Kasi Humas Polres Bantul AKP I Nengah Jeffry Minggu (15/9/2024).

Dikatakannya, keduanya pada Sabtu malam bermain di rumah temannya inisial YSL di Padukuhan Kembaran, Tamantirto. Tidak hanya berduaan, AFR dan NKH bersama dua teman lainnya berinisial W dan ADP. Lantas pada Minggu dini hari, AFR dan W berboncengan satu motor untuk membeli rokok.

Selanjutnya ADP dan NKH turut mengikutinya yang juga berboncengan satu motor. Ketika keempatnya melintas di Jalan Gunung Sempu, Tamantirto, tiba-tiba dipepet dari arah belakang samping kiri. “Salah satu pelaku menyabetkan sajam ke arah NKH,” tambah Jeffry.

Sabetan tersebut mengakibatkan motor yang dikendarai ADP terjatuh. Tidak cukup menyerang NKH, rombongan pelaku lantas mengejar AFR dan W yang sudah menjauh. Aksi saling kejar-kejaran itu akhirnya dimenangkan gerombolan pelaku karena dapat membacok AFR.

Kini, NKH maupun AFR mendapat perawatan intensif di RS PKU Muhammadiyah Gamping. “Pelaku dalam lidik diduga menggunakan empat sepeda motor jenis matic saling berboncengan,” ungkap Jeffry.

Menurutnya, TKP kejadian sudah didatangi meskipun belum ada laporan yang dilakukan para korban. (rul/eno)

 

 

Editor : Sevtia Eka Novarita
#Pembacokan #pelajar #remaja #polres bantul