RADAR JOGJA – Pembangunan Intermediate Treatment Facility (ITF) Bawuran, Bantul masih terus berjalan. Sempat terkendala pendanaan, kini proses pembangunannya sudah didukung oleh investor dari PT Putra Dewa.
Meski demikian, proses pembangunannya melambat. Sebab ITF di bawah naungan Perumda Aneka Dharma ini tengah melakukan verifikasi dengan investor baru. “Memang melambat, tetapi bukan berarti tidak jalan,” sebut Direktur Perumda Aneka Dharma Yuli Budi Sasangka, Senin (19/8/2024).
Saat ini, progres pembangunannya sudah mencapai 40 persen. Itu lantaran atap ITF Bawuran sudah terbangun. Dia memastikan, sampai sekarang pembangunan ITF Bawuran belum menggunakan dana APBD Bantul yang dianggarkan Rp 17 miliar. "Jadi kami murni nanti akan bekerja sama dengan investor," ucap Yuli.
"Dengan investor nanti hitung-hitungannya belum bisa menyampaikannya," sambungnya.
Dia memastikan, target pembangunan akan segera selesai. Sehingga akhir September sudah mulai bisa untuk komisioning atau tes. (rul/eno)