RADAR JOGJA - Sejumlah partai politik (parpol) mulai memanaskan mesinnya jelang Pilkada Bantul 2024. PKB menjadi yang paling diminati karena Gerindra dan Demokrat sudah melakukan kesepakatan memorandum of understanding (MoU). Namun tidak bagi PKS dan Golkar. Kedua partai ini belum melakukan penjajakan untuk membuat koalisi.
Hal ini diungkapkan oleh Ketua PKS Bantul Agung Laksmono. Dia pun belum dapat memastikan kapan akan melakukan MoU. Sebab saat ini, partainya baru sebatas membangun komunikasi kesepahaman dengan seluruh parpol di parlemen Bantul. "Semua belum kami putuskan," tegasnya.
Namun saat ini, Agung menyebut, partainya telah memiliki calon dari internal. Selain dia, ada juga Amir Syarifudin, dan Arif Rahman Hakim. Kandidat tersebut, bisa didapuk sebagai bakal calon bupati maupun wakil. “Meskipun memang tetap dipertimbangkan untuk mencari titik temu yang disepakati (bersama parpol lain, Red),” ungkapnya.
Sementara itu, Sekretaris Golkar Bantul Widodo menambahkan, sekarang partainya belum menentukan arah MoU. Sebab partainya akan melakukan survei terlebih dahulu secara berpasang-pasangan. Terlebih saat ini, fokus Golkar tertuju pada nama baru Sova Marwati. "Rekomnya sepekan atau dua pekan lagi paling," katanya.
Dia mengaku, sekarang kans paling besar Golkar akan berkoalisi dengan PDI Perjuangan. Namun, belum diketahui siapa sosok yang akan diajukan parpol banteng moncong putih itu. (rul/eno)