RADAR JOGJA - Sebanyak 17 talenta muda dari berbagai wilayah di Indonesia berkesempatan mengikuti seleksi beasiswa sepak bola dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Mereka diproyeksikan bisa memperkuat tim Persatuan Sepakbola (PS) Hizbul Wathan (HW) UMY dalam kompetisi Liga 3 musim 2024/2025 mendatang.
Setelah mendapatkan beasiswa tersebut, ke-17 talenta muda itu lalu diseleksi selama dua hari yang berlangsung Senin (22/7) hingga Selasa (23/7) di Lapangan Akademi Sepak Bola UMY. Mereka dilihat mulai dari skill individu maupun kelompok. Dari hasil seleksi itu nantinya mereka disaring untuk bisa memperkuat tim sepak bola UMY.
Rektor UMY Gunawan Budiyanto mejelaskan saat ini pihaknya telah berkomitmen untuk meningkatkan prestasi dari berbagai macam sisi, seperti pada bidang sepak bola.
Harapannya dari 17 talenta muda tersebut nantinya ada salah satu yang bisa lolos dan melaju ke salah satu klub sepak bola nasional."Beasiswa sepakbola ini juga akan kami adakan berulang setiap tahunnya untuk mencari dan mencetak bibit atlet sepak bola terbaik," jelasnya, kemarin (23/7).
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, Al-Islam, dan Kemuhammadiyahan UMY Faris Al Fadhat mengaku sangat bangga dan bersyukur karena ada 17 talenta muda yang hadir dari berbagai wilayah di Indonesia. Sebab baginya walau mereka memiliki latar belakang sekolah yang sangat bervariasi, mereka memiliki komitmen yang begitu kuat.
Harapannya, mereka bisa memperkuat tim PSHW UMY yang nantinya bisa masuk ke liga regional maupun nasional. “Maka dari itu, kami terus memberi dukungan penuh kepada talenta-talenta muda yang akan bergabung dengan UMY," tegasnya.
Pelatih PSHW UMY Nopendi mengatakan dengan adanya beasiswa ini, maka bisa menjadikan kebanggaan tersendiri untuk para atlet sepak bola. Sehingga harapannya ke depan PSHW UMY bisa memiliki pemain terbaik untuk dapat mengikuti kejuaraan yang saat ini sedang dipersiapkan.
"Suatu kebanggan saya juga bisa mendampingi mereka. Mudah-mudahan dari sini kami bisa mendapatkan bibit pemain sepakbola yang handal di Indonesia," lontarnya.
Salah satu talenta muda asal Jakarta Muhammad Muthi Dzulkarnaen mengaku motivasi untuk mengikuti seleksi beasiswa sepak bola ini.
Karena baginya di UMY selalu menekankan mahasiswanya untuk bisa seimbang antara prestasi akademik dan non akademiknya. "Jadi, kalau kita bisa bermain bola dengan bagus, pendidikan akademiknya juga harus bagus," katanya. (ayu/din).
Editor : Satria Pradika