RADAR JOGJA - Pendaftaran cabup-cawabup Pilkada Bantul 2024 menyisakan waktu satu bulan lagi. Namun sampai sekarang belum ada satu pasangan calon (paslon) yang mendeklarasikan diri maju. Bahkan, partai politik yang terlibat belum ada yang berkoalisi secara resmi.
Incumbent Abdul Halim Muslih dipastikan akan kembali maju. Sosok yang mendampinginya kini belum ada yang terealisasi. Meskipun memang ada beberapa yang mulai mendekati untuk menjadi wakilnya.
Sekretaris DPC PKB Bantul Subhan Nawawi membeberkan, ada tiga sosok yang mendekati Halim untuk menjadi wakil. Ketiganya adalah Aris Suharyanta, Joko Purnomo, dan Rony Wijaya. Namun secara resminya belum ada.
Menurutnya, sekarang tahapan masih dalam koordinasi internal. Rekomendasi dari PKB kini belum turun ditujukan untuk Halim. "Ada juga komunikasi Partai Demokrat dengan Pak Halim personal," bebernya Senin (22/7).
Dia menuturkan, PDIP juga mendekat yang menginginkan kembali lagi berkoalisi. Sampai sekarang PKB belum menentukan arah koalisi dengan partai mana saja. Menurutnya, sosok wakil sepenuhnya menjadi kewenangan Halim.
Sementara Ketua Partai Demokrat Bantul Rony Wijaya dikonfirmasi terpisah mengaku, tidak hanya mendekat ke Halim saja. Tetapi juga ke semua tokoh di Bantul, termasuk Joko Purnomo. Itu semua sebagai upaya untuk mencari jalan koalisi untuk Pilkada Bantul 2024.
Pria yang juga anggota DPRD Bantul itu sekarang sedang menebar banyak baliho di sudut-sudut Kabupaten Bantul. Meski tidak secara eksplisit menyebut sebagai calon kepala daerah Bantul, dia tidak menampik itu sebagai upaya sosialisasi. "Pekan ini akan bertambah tujuh yang baru, targetnya sampai tersebar 23 titik. Sementara ini baru 12-an," tuturnya.
Rony menuturkan, baliho itu tidak saklek membuat dirinya harus menjadi cabup ataupun cawabup Bantul. Menurutnya, itu sebagai upaya menyemarakkan pesta demokrasi di Bantul yang membuktikan siapa saja dapat memiliki kesempatan, tidak hanya orang yang itu-itu saja. Apalagi, sampai sekarang sosok yang akan maju belum ada yang memperkenalkan kepada masyarakat luas.
Dia berharap dengan balihonya itu dapat memantik pesta demokrasi Bantul yang lebih meriah. Tidak hanya monoton dinamis begitu-begitu saja. "Saya mengusung tagline muda biar bisa sat-set. Kami Demokrat langsung rekom Agustus nanti," ungkapnya. (rul/laz)