Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Lima Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Parangtritis, Dua Meninggal meski Sempat Dievakuasi Tim SAR ke RS

Khairul Ma'arif • Kamis, 11 Juli 2024 | 02:20 WIB
Tangkapan layar X-Ab1Yu_
Tangkapan layar X-Ab1Yu_

 

RADAR JOGJA – Imbauan untuk tidak bermain air di Pantai Parangtritis terus diingatkan tim SAR. Papan larangan pun sudah dipasang di titik-titik berbahaya. Tapi kejadian kecelakaan laut di Pantai Parngtritis masih terjadi. Dua wisatawan asal Depok, Jawa Barat meninggal dunia pada Rabu pagi (10/7).


Total adal lima wisatawan yang berenang di Pantai Parangtritis, Bantul dan terseret arus. Diketahui para korban bermain air di dekat palung laut. Akibatnya saat ada ombak tinggi mereka langsung terseret. Meski bisa dibawa ke darat, dua di antaranya dinyatakan meninggal di RS Panembahan Senopati.

GRAFIS HERPRI KARTUN/RADAR JOGJA
GRAFIS HERPRI KARTUN/RADAR JOGJA


Lima wisatawan yang terseret arus laki-laki Dhaifallah Wafi Aljahmi, 16, perempuan Ashila Wafi Al Jahmi, 14, laki-laki Wafi Abdullah, 51, Irsan Chairul, 51, dan Rakhsel Makarim Irsan, 22 yang masing-masing laki-laki. Lima wisatawan tersebut merupakan berasal dari Depok, Jawa Barat.


Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Bantul AKP I Nengah Jeffry mengisahkan, rombongan wisatawan itu sebelumnya tiba di Bantul pada Selasa (9/7) sore. Usai bermalam di hotel pada Rabu (10/7) pukul 09.30 bersama-sama bermain air di Pantai Parangtritis. Mereka bermain di area depan hotel. "Tidak lama kemudian kelima korban terseret arus ke tengah dan masuk ke palung laut," katanya.

GRAFIS HERPRI KARTUN/RADAR JOGJA
GRAFIS HERPRI KARTUN/RADAR JOGJA


Melihat ada wisatawan yang terbawa arus laut, petugas Satlinmas Rescue dan Ditpolair Polda DIY langsung bergegas memberikan pertolongan. Penyelamatan terhadap para korban juga dibantu para warga pesisir yang berada di sekitar lokasi.

Petugas gabungan itu berenang menggunakan pelampung dan papan surfing untuk mendekati para korban. Kelima wisatawan yang terseret ombak tersebut dapat diselamatkan ke daratan.
"Lantas dibawa ke pos terpadu Satlinmas Rescue wilayah III untuk dilakukan observasi," imbuhnya.


Kelima wisatawan dapat dievakuasi dari lautan lepas. Dari hasil observasi korban Dhaifallah dan Ashila dinyatakan selamat dan sehat di Pos Terpadu Satlinmas. Sedangkan tiga korban lainnya saat dievakuasi ke daratan dalam kondisi kritis sehingga langsung dibawa ke Klinik Dharma Husada.


Untuk penanganan lebih lanjut ketiganya dirujuk ke RSUD Panembahan Senopati. "Korban atas nama Wafi Abdullah dan Rakhsel Makarim dinyatakan meninggal dunia sedangkan korban Irsan Chairul selamat," tutur Jeffry.


Sementara itu, Adyatama Kepariwisataan Dinas Pariwisata Bantul Markus Purnomo Adi menghimbau, wisatawan Pantai Parangtritis mengikuti himbauan papan petunjuk yang dipasang oleh petugas Satlinmas.

Dia juga berharap agar piknikers tidak bermain air terlalu ke tengah pantai. Itu karena memang ombaknya sangat berbahaya bagi pengunjung yang berenang. (rul/pra)

Editor : Satria Pradika
#tim sar #depok #wisatawan terseret ombak #polres bantul #Bantul #dinas pariwisata bantul #pantai parangtritis #meninggal