khairul
RADAR JOGJA - Munculnya poros ketiga di Pilkada Bantul 2024 semakin nyaring terdengar. Sebab DPC Demokrat Bantul mulai didekati untuk membangun poros ketiga. Ajakan itu muncul dari PKS.
Hal tersebut dibenarkan oleh Ketua DPC Demokrat Bantul Rony Wijaya Indra Gunawan. Hal ini karena kursi yang dimiliki PKS hanya berjumlah enam. Sedangkan Demokrat yang hanya memiliki tiga kursi. Jumlah ini pun disebut sudah cukup untuk membangun poros ketiga di Pilkada Bantul 2024. “Tapi masih ditimbang-timbang juga,” katanya kemarin (7/7).
Langkah ini dilakukan karena belum ada sosok yang menjanjikan untuk diajukan. Sebab sejumlah tokoh yang ada, elektabilitas dan popularitasnya masih jauh di bawah petahana Abdul Halim Muslih ataupun Joko Purnomo.
Dia pun tidak menampik jika partainya bisa bergabung dalam koalisi petahana jika keduanya pisah jalan. “Nanti lihat mungkin ke salah satu petahana yang sesuai elektabilitasnya bagus,” tutur Rony.
Sementara itu, Ketua PKS Bantul Agung Laksmono mengaku, sudah berkomunikasi dengan Partai Demokrat soal membangun poros ketiga. Namun komunikasi itu dalam rangka mencari titik temu untuk mendapatkan satu gambaran arah koalisi yang dapat menyamakan pemahaman dalam Pilkada Bantul 2024. “Saya kira kalau komunikasi seperti itu kami lakukan kepada siapa pun (PAN dan Partai Ummat, Red),” ungkapnya.
Saat ini, PKS mengajukan tiga nama internalnya dalam kontestasi Pilkada Bantul 2024. Yakni Arif Rahman Hakim, Amir Syarifudin, dan Agung Laksmono. Namun belum ada yang dipastikan dengan jabatan ketiganya. “Ketiganya bisa menjadi cabup atau cawabup,” katanya. (rul/eno)
Editor : Satria Pradika