RADAR JOGJA - Permasalahan keuangan seperti boros uang, pinjaman online (pinjol), hingga judi online (judol) jadi beberapa masalah yang dihadapi Masyarakat. Termasuk para mahasiswa. Literasi keuangan pun dirasa sangat penting untuk menambah wawasan dan mengatur keuangan dengan baik.
Merespons fenomena tersebut, kelompok Program Kreativitas Mahasiswa Karsa Cipta (PKM-KC) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) merancang aplikasi perencana keuangan pintar bernama Financial Mapping (Finmap).
Aplikasi ini dibuat oleh Muhamad Kamil dan Fawwaz Ardhan dari Prodi Ekonomi, Indriyani Sobari dari Prodi Manajemen, dan Muhammad Abid Yashir dari Prodi Teknologi Informasi.
Dimas Bagus Wiranatakusuma selaku dosen pembimbing mengatakan, output dari aplikasi tersebut tidak hanya sebatas laporan. Tapi juga memberi nasehat dalam jangka pendek dan panjang mengenai pengelolaan keuangan yang sehat.
"Finmap tidak cuma fokus ke laporan keuangan individu, tapi juga nasehat. Kira-kira pengelolaan keuangan yang sehat seperti apa, atau ingin lebih sehat lagi bagaimana," katanya, Minggu (7/7/2024).
Dimas berujar, pengelolaan keuangan yang sehat harus terus disuarakan. Apalagi pada anak-anak muda yang belum sepenuhnya bisa mengatur porsi kebutuhan dan keinginan. "Ini penting untuk anak muda, apalagi juga ada saran jangka pendek dan panjang," pesannya.
Sementara itu, Kamil selaku ketua tim PKM-KC menyampaikan, Finmap tidak hanya mengatur perputaran keuangan, tetapi juga menganalisis keuangan pengguna melalui kuadran yang dihasilkan dari analisis ahli ekonomi. "Aplikasi ini lalu memberi saran penggunaan keuangan yang bijak sesuai posisi kuadran pengguna," ungkapnya.
Tak hanya itu, Finmap juga punya keunggulan tersendiri dibanding aplikasi lain yang sejenis. Salah satu keunggulannya yakni ada fitur perhitungan syariah serta infaq dan shodaqoh. Hal ini sangat relevan bagi masyarakat mayoritas muslim di Indonesia.
"Fitur ini bisa membantu pengguna merencanakan keuangan untuk kebutuhan jasmani dan rohani," tuturnya.
Secara garis besar, dia merinci di Finmap memiliki empat fitur utama, serta fitur konsultasi langsung oleh ahli keuangan yang terverifikasi.
Adapun, beberapa fitur yang dimiliki Finmap adalah Profil Keuangan, Perencanaan Keuangan, Analisis Keuangan dan Catatan Keuangan serta fitur konsultasi ke tim ahli keuangan yang terverifikasi Certificate Financial Planner.
"Rencana kami 11 Juli besok akan uji coba aplikasi ini ke khalayak umum seperti masyarakat dan mahasiswa yang diunduh lewat Playstore," paparnya.
Ke depannya, Kamil dan tim berharap agar aplikasi Finmap bisa menjadi terobosan baru dalam meningkatkan literasi keuangan dan mendorong kesejahteraan masyarakat. Selain itu, juga diharakan bisa memberi kontribusi pada inklusivitas keuangan di Indonesia. Serta menekan terjadinya hal-hal negatif dari aktivitas pinjol maupun judol.
"Kami ingin menekan angka masyarakat yang terjerat pinjol dan judol ini sampai di titik yang paling rendah," tegasnya. (iza/eno)
Editor : Satria Pradika