BANTUL - Polres Bantul menggelar pameran seni rupa di Gedung Satlantas Polres Bantul Sabtu (6/7/2024) malam. Kegiatan yang menggandeng para seniman Jogjakarta dengan nama Bentang Harmonis ini akan dihelat hingga 11 Juli 2024.
Kasi Humas Polres Bantul sekaligus konseptor acara, AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana menjelaskan, acara ini bukan sekadar sebuah pertemuan seni saja. Tetapi acara ini juga sebuah perayaan akan kebersamaan dan kekompakan.
"Kami ingin menyampaikan penghargaan yang tulus kepada semua rekan seniman, mahasiswa seni, dan anggota Polri yang telah berkontribusi dengan karya-karya mereka untuk dipamerkan di sini," jelasnya di sela-sela pembukaan acara Sabtu (6/7) malam.
Menurut Jeffry, kreativitas dan dedikasi para seniman yang turut andil dalam acara ini membawa nuansa yang luar biasa. Sebab pameran ini tidak hanya menjadi wahana ekspresi seni saja. Tetapi juga sebuah strategi dari kepolisian untuk mendekatkan diri dengan masyarakat melalui bahasa visual.
Baca Juga: Retribusi Digital Telah Diterapkan di Bantul, Masih Banyak Wisatawan yang Pilih Bayar secara Manual
"Ini juga merupakan bentuk apresiasi yang tinggi terhadap para seniman yang telah berbagi bakat dan inspirasi mereka dengan Polri," lontarnya.
Tak hanya itu, pameran ini juga menjadi ruang bagi personel Polri untuk menyuarakan aspirasi dan bakat mereka. Serta sebuah langkah awal dalam perjalanan mereka dalam mengarungi dunia seni. "Semoga pameran kebersamaan ini tidak hanya memperkaya dunia seni, tetapi juga mempererat tali silaturrahim di antara Polri dan pelaku seni," ujarnya.
Kapolda DIJ Irjen Pol Suwondo Nainggolan turut mengapresiasi acara yang digelar oleh Polres Bantul. "Sebetulnya Polres Bantul bukan hanya mencintai seni dan budaya saja. Tapi Polres Bantul dan Polda DIJ juga ingin mencintai masyarakat lebih dalam," ucapnya.
Bahkan acara ini, lanjutnya, adalah suatu keberanian dari Polres Bantul setelah menerima keluhan dari masyarakat. Sehingga Polres Bantul membuat konsep acara untuk mendekatkan diri kepada masyarakat. "Kami akan terus melakukan pendekatan dan mengenali masyarakat," tegasnya.
Sementara perwakilan dari Seniman Nasirun mengatakan, Polri bisa memberikan ruang kelembutan atau metode untuk bisa saling asah dan asuh kepada masyarakat.
"Kalau hanya cerdas secara intelektual kami akan pincang. Kami juga harus cerdas secara batin. Sehingga saya yakin dengan acara ini polisi ini bisa menjadi insan yang kreatif," bebernya. (ayu/eno)
Editor : Satria Pradika