RADAR JOGJA – Dinas Pariwisata (Dispar) Bantul sedang mempersiapkan master plan untuk pengembangan destinasi wisata Goa Cerma. Arah pengembangan berkaitan untuk wisata malam yang sekarang masih sangat minim di Bantul.
Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Dispar Bantul Yuli Hernadi menjelaskan, pengadaan master plan ditarget selesai Desember mendatang. Menggunakan dana alokasi khusus (DAK) dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) sekitar Rp 500 juta.
Nantinya pelaksanaan pengerjaan fisiknya juga akan diusahakan menggunakan DAK dari Kemeparekraf. Yuli menegaskan, pengembangan Goa Cerme menjadi destinasi wisata yang dapat diunggulkan tidak hanya selalu kawasan Parangtritis di Bantul.
Menurutnya pemandangan di Goa Cerme sangat bagus sehingga memanjakan mata pengunjungnya. “Bantul ini masih minim wisata malam,” tuturnya.
Hanya saja, kafe untuk wisata malam di lokasi ini sudah diresemikan sejak awal 2024. Namun kendala seperti jalan yang kurang bagus, membuat lokasi ini belum diminati. “View di sana kalau malam sangat indah sekali bisa melihat Bantul seutuhnya,” bebernya.
Ketua PHRI Bantul Yohanes Hendra Dwi Utomo mengatakan, infrastruktur dan akomodasi transportasi menuju Goa Cerme harus dipikirkan. Jangan sampai sudah menyiapkan destinasinya sulit dijangkau dan infrastrukturnya kurang memadai. “Jangan sampai potensi Goa Cerme ini tidak didukung infrastrukturnya,” tegasnya. (rul/eno)