BANTUL - Abdul Halim Muslih dan Aris Suharyanta digadang-gadang maju sebagai pasangan bakal calon Bantul 1 dan Bantul 2 pada Pilkada 2024 mendatang.
Opsi dari DPC Gerindra Bantul yang inginkan memasangkan Abdul Halim Muslih dengan Aris Suharyanta itu sudah santer terdengar.
PDI Perjuangan Bantul dan Joko Purnomo yang merupakan wakil dari Halim saat ini, juga sudah mengetahui informasi tersebut.
Secara pribadi Joko mengucapkan selamat apabila Halim-Aris benar-benar berpasangan di Pilkada Bantul 2024.
Dia pun mengetahui kalau Gerindra Bantul sudah atau akan mengeluarkan surat tugas untuk Aris.
Itu semua diketahuinya dari informasi yang beredar di banyak media mainstream.
Meski begitu, pria berusia 57 tahun itu mengakui adanya rumor tersebut.
"Saya pribadi sebagai wakilnya Pak Halim termasuk sebagai Ketua PDI Perjuangan Bantul memyambut baik dan ucapkan selamat," katanya, Rabu (12/6/2024).
Joko mengaku tidak mempermasalahkan hal tersebut.
Sebab, demokrasi bersifat dinamis. "Siapa saja boleh menentukan pilihannya," lanjutnya.
Setiap pilihan menjadi hak masing-masing individu.
Dia sendiri mengisyaratkan melanjutkan kerja sama dengan Halim untuk Pilkada Bantul 2024.
Meski memang dia merasa heran karena tidak berkomunikasi dengan PDI Perjuangan terlebih dahulu.
Tetapi memang politik memang dinamis dan hal tersebut patut dihormati.
Menurutnya, proses kepemimpinannya sebagai Wakil Bupati Bantul dan berpasangan dengan Halim sudah berjalan baik.
Oleh karena itu, Joko menginginkan melanjutkan lima tahun ke depan bersama politikus PKB tersebut.
"Tetapi dalam perjalanan, namanya politik orang lain boleh mengevaluasi termasuk Pak Bupati sendiri artinya kalau kemudian hasil evaluasi mereka itu berasumsi lain ya gapapa," tuturnya.
Walau disadari belum pasti berpisah jalan dengan Halim.
Joko menegaskan, kalau harus berpisah sekalipun dia siap untuk bersaing di Pilkada Bantul 2024.
Apalagi sekarang PDI Perjuangan Bantul memiliki 12 kursi di DPRD yang sudah cukup untuk syarat mengusung Bupati.
Namun, dia akan tetap bekerja sama dengan partai lain dan bertekad akan dibangun sampai masa jabatannya selesai.
Mengenai kerja sama dengan partai lain sekarang masih minim sifatnya belum tertuju pada salah partai.
"Menurut saya jabatan bupati dan wabup kalau didukung banyak partai tetapi kerja samanya baik, memiliki tujuan sama jangan sampai ada yang tidak komitmen atau meninggalkan itu yang membikin politik tidak harmonis. Jangan sampai ada dusta di antara kita" jelasnya.
Sementara itu, Tim Pemenangan Pilkada PDI Perjuangan Bantul Radjut Sukasworo juga sudah mengetahui keinginan Gerindra Bantul untuk memasangkan Halim-Aris.
Dia juga mengucapkan selamat. Disaat yang bersamaan juga dilakukan persiapan di internalnya untuk berkompetisi baik menjadi satu lagi dengan Halim atau berpisah.
Meski memang belum ada kepastian akan berpisah dengan Halim.
"Prinsipnya kami siap berkompetisi kalau toh nanti koalisi Gerindra terjalin kami menghormatinya," tegasnya. (rul)
Editor : Meitika Candra Lantiva