RADAR JOGJA – Takbir keliling di Bantul pada Hari Raya Idul Adha 1445 H akan digelar tiga hari. Terhitung mulai Minggu (16/6), Senin (17/6), dan Selasa (18/6) malam. Hal ini terungkap saat Kapolres Bantul AKBP Michael R Risakotta melakukan sosialisasi bersama panitia lomba takbir keliling dan pengusaha sound system di Mapolres Bantul kemarin (11/6).
“Kalau pada saat Idul Fitri itu terfokus pada malam takbiran saja, tapi di Idul Adha nanti berbeda,” ungkapnya.
Meski demikian, kegiatan takbir keliling tidak akan dibatasi.
Namun pelaku takbir keliling diimbau untuk mematuhi beberapa aturan. Seperti penggunaan speaker yang tidak terlalu kencang. Penggunaan sound system dibatasi sampai 75 desibel. Mengingat sebelumnya, takbir keliling membuat kaca warga pecah karena terlalu kencang.
Kegiatan takbiran juga hanya boleh dilaksanakan sampai pukul 23.00. “Karena masyarakat lainnya butuh beristirahat untuk mempersiapkan salat Ied dan menyembelih hewan kurban pada pagi harinya,” kata perwira dengan dua melati di pundak ini.
Dia juga menegaskan, bahwa takbir keliling hanya boleh dilakukan di setiap kapanewon saja. Tidak boleh keluar dari wilayah kapanewonnya.
Secara tegas, Michael juga mengingatkan peserta takbir keliling agar tidak ada yang mengonsumsi minuman keras. “Banyak juga yang mengkonsumsi alkohol (tahun lalu, Red), terutama anak-anak muda,” sesalnya.
Peserta takbir keliling juga dilarang membawa petasan maupun kembang api yang takutnya akan digunakan untuk memprovokasi. “Kami juga mengimbau peserta takbir keliling juga tidak menggunakan musik koplo saat takbir keliling,” imbaunya.
Menurut Michael, inti dari SE bersama yang dikeluarkan Bupati Bantul bukan untuk membatasi pelaksanaan takbir keliling. Tapi lebih demi menjaga agar pelaksanaan takbir keliling dapat berjalan dengan baik, tanpa ada gesekan antarwarga.
“Tujuan kami adalah pelaksanaan Idul Adha dapat berjalan dengan aman, khidmat, dan lancar,” katanya.
Sementara itu, Perwakilan Panitia Festival Takbir Keliling NU Ranting Pleret Tadhorungin memastikan, pihaknya akan melaksanakan lomba takbir sesuai dengan peraturan SE yang sudah dikeluarkan.
Baca Juga: Takbir from Home Daring Ala Warga Perumnas Condongcatur
“Kami juga sudah sepakat tidak menggunakan sound system yang besar, yakni dengan menggunakan kendaraan tidak bermesin,” ujarnya. (tyo/eno)