RADAR JOGJA – Presiden Joko Widodo memilih sapi milik Zuli Nuryanto, warga Wonolelo, Pleret Bantul untuk kurban. Sapi berjenis Peranakan Ongole ini memiliki berat hampir satu ton.
Pria berusia 45 tahun itu mengaku, telah memelihara sapi yang dinamai Satrio Bimo sejak dua tahun lalu. Saat itu sapinya hanya berbobot 300 kilogram. Kini sapi yang memiliki berat 934 kilogram itu, dihargai sekitar Rp 90 juta. Namun hingga saat ini, dia belum mengetahui mekanisme pengiriman. “Tetapi informasi sementara sapi tersebut akan dikurbankan di DIY,” ucapnya Senin (10/6).
Seleksi hewan kurban Presiden Joko Widodo, lanjutnya, melibatkan 10 ekor sapi. Satrio Bimo lolos pengecekan darah, urin, dan air liur. Sehingga secara kesehatan dapat memenuhi kualifikasi.
Lantas hasilnya dilaporkan ke Sekretariat Negara (Setneg) dan dilakukan penimbangan bobot sapi. “Kebetulan empat hari yang lalu saya ditelepon dari Setneg Jakarta bahwa sapi saya terpilih,” ungkap pria yang merupakan polisi di Polsek Sewon.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Bantul Joko Waluyo mengatakan, sebelumnya ada 15 ekor sapi yang ikut dalam seleksi kurban untuk presiden. Namun dari jumlah tersebut, dia belum bisa memastikan total sapi yang terpilih. (rul/eno)