Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Usai Acara Salawatan Sampah Menumpuk di SSA Bantul, Tak Kunjung Diangkut

Khairul Ma'arif • Senin, 10 Juni 2024 | 02:47 WIB

 

 

BERSERAKAN: Sampah yang tersebar di sekitar Stadion Sultan Agung (SSA) kemarin (8/6). Sampah ini diketahui ada usai agenda salawatan pada Sabtu (8/6) malam. (Khairul Ma
BERSERAKAN: Sampah yang tersebar di sekitar Stadion Sultan Agung (SSA) kemarin (8/6). Sampah ini diketahui ada usai agenda salawatan pada Sabtu (8/6) malam. (Khairul Ma

RADAR JOGJA - Sampah berserakan di sekitar Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul kemarin (9/6). Mayoritas sampah plastik ini berada di sisi selatan SSA.

Keberadaan sampah tersebut hasil dari agenda salawatan yang digelar Sabtu (8/6) malam. Namun hingga Minggu (9/6) siang, sampah tak kunjung ditangani. Bahkan dua dinas di lingkungan Pemkab Bantul saling lempar tanggung jawab.

Diketahui, pengelolaan dan perawatan SSA menjadi kewajiban Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Bantul. Kepala Disdikpora Bantul Nugroho Eko Setyanto pun mengaku, pembersihan sampah dilakukan kemarin (9/6).

Namun kenyataannya, hingga Minggu siang tidak ada aktivitas pembersihan dan pengangkutan sampah di lokasi. "Sudah kami komunikasikan dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk pengelolaaan selanjutnya," lontarnya saat dikonfirmasi kemarin (9/6).

Sementara itu, Kepala DLH Bantul Bambang Purwadi menyebut, sampah di SSA adalah tanggung jawab dari pengelola SSA dan panitia penyelenggara event. Dia pun menyayangkan adanya sampah yang masih berserakan.

Bambang mengimbau, agar nantinya setiap kegiatan yang ada di SSA turut dibarengi dengan penyediaan tempat sampah. Agar DLH memberikan fasilitas kebersihan sampah, penyelenggara bisa bersurat ke dinasnya. "Ini sedang dikoordinasikan antara Disdikpora dan DLH untuk penyelesaian sampah di SSA," ungkapnya.

Saat ini, lanjutnya, koordinasi dengan Disdikpora Bantul tengah dilakukan. Namun, pengangkutan sampah belum bisa dilakukan hingga koordinasi tersebut selesai. Bahkan Bambang tidak bisa memprediksi kapan pengangkutan ini dimulai.

Meskipun masih dipenuhi sampah, masyarakat masih menggunakan SSA. Hanya untuk berolahraga, maupun belajar mengendarai mobil. Jumlahnya pun tidak banyak. (rul/eno)

 

 

Editor : Herpri Kartun
#stadion sultan agung #Bambang Purwadi #Sampah