RADAR JOGJA - Dua kubu warga dari Karanganom, Pleret dan Pacar, Sewon terlibat aksi tawuran Jumat (2/6). Aksi saling serang tersebut terjadi di Jembatan Kali Code, Padukuhan Jejeran II, Wonokromo, Bantul sekitar pukul 01.00 dini hari.
Kasi Humas Polres Bantul AKP I Nengah Jeffry mengatakan, sekitar 200 orang terlibat dalam aksi tawuran tersebut. "Kedua kelompok warga saling melempar batu, kembang api, kayu, dan senjata tajam," katanya Jumat (2/6).
Aksi tawuran tersebut lantas dibubarkan oleh polisi. Sekira pada pukul 02.15 WIB personel gabungan dari Polres Bantul membubarkan warga yang terlibat tawuran dengan menembakan beberapa gas air mata. Tindakan tersebut dapat meredam kedua kubu yang tawuran sehingga situasi aman terkendali.
Jeffry menuturkan, menjelang Subuh kedua kelompok sudah membubarkan diri. Menurutnya, penyebab pastinya tawuran itu pecah masih diselidiki polisi. Itu karena keterangan dari kedua kubu berbeda-beda.
Versi warga Karanganom, mereka diprovokasi untuk melakukan tawuran oleh warga Pacar. Namun versi warga Pacar, ada yang menaiki motor berboncengan melaju di depan Stadion Sultan Agung dari barat ke timur dengan zig-zag. Sambil memutarkan sabuk gesper bentuk provokasi kepada warga Pacar. "Telah memeriksa tiga saksi saat ini," ucapnya.
Dalam peristiwa itu, beberapa warga dari kedua pihak mengalami luka akibat lemparan batu dan kayu. Namun tidak ada satu pun warga yang diamankan. (rul/eno)
Editor : Satria Pradika