Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Nasib Apes Dialami Kristanto Warga Sanden, 12 Ekor Kambingnya Dicuri ketika Hendak Dijadikan Peringatan Seribu Hari Orang Tua

Khairul Ma'arif • Jumat, 31 Mei 2024 | 04:15 WIB
TEGA BENAR: Kandang kambing kristanto dirusak. Sebanyak 12 ekor kambing miliknya digondol maling.
TEGA BENAR: Kandang kambing kristanto dirusak. Sebanyak 12 ekor kambing miliknya digondol maling.

 

RADAR JOGJA - Nasib apes dialami Kristanto warga Padukuhan Ngepet, Kalurahan Srigading, Kapanewon Sanden, Bantul. Sebab, 12 ekor kambing dari 13 yang dia pelihara raib digondol maling. Parahnya lagi dua kambing di antaranya rencananya akan disembelihnya untuk peringatan 1.000 hari mendiang ibundanya.


Pria 50 tahun itu tampak lesu meratapi 12 ekor kambingnya yang raib. Dia hanya disisakan satu ekor kambing anakan atau cempe yang tidak ikut digondol maling. Posisi kandang kambingnya berjarak sekitar 100 meter di belakang rumahnya.

Sedangkan jarak ke tepi jalan Dusun Ngepet hanya beberapa langkah saja. Kristanto mendapati kambing raib pada Rabu (29/5/2024) pagi ketika dua di antaranya hendak disembelih. "Niatnya dua kambing untuk seribu hari ibu, Mbah Kaum udah datang untuk menyembelih malah pas di kandang tidak ada," katanya, Kamis (30/5/2024).


Kondisi itu akhirnya memaksanya untuk membeli dua ekor kambing lagi di tetangga rumahnya. Atas rasa iba karena kehilangan yang dialaminya, penjual kambing tidak mematok harga terlalu tinggi untuk Kristanto. Dia menduga, kambingnya dicuri ketika dini hari.

Itu karena setiap malamnya hingga pukul 00.00 warga Padukuhan Ngepet selalu ada yang meronda. Jarak antara kandang kambing Kristanto dengan pos ronda hanya sekitar 30 meter saja. Ketika ada aktivitas mencurigakan di kandang kambingnya pasti akan terlihat warga yang meronda."Selama sekitar tiga tahun kandang saya di sini baru kali ini dicuri," ungkapnya.


Kristanto menuturkan, kandang kambingnya sempat berdekatan dengan rumahnya. Tetapi karena kambingnya malah tidak sehat sehingga dipindahkan kandangnya.Menurutnya, kambingnya penyakitan gudigan sebabnya karena tidak terkena matahari.

Kristanto mengungkapkan, di Dusun Ngepet juga baru kali ini terjadi pencurian hewan ternak. Hanya menyisakan satu cempe akan pelan-pelan melanjutkan ternaknya."Totalnya kalau dirupiahkan sekitar Rp 20 juta dari 12 ekor," ujarnya.


Dia memperkirakan, pencurinya menggunakan mobil dalam melancarkan aksinya. Menurutnya, cukup aneh karena saat pencurian kambingnya tidak bersuara sedikit pun.Padahal, kata Kristanto, biasanya kambingnya selalu berisik bahkan ketika hanya ada lampu saja. Menurutnya, tidak ada kedengaran suara embikan dari hewan ternaknya. Dia menyebut, bulu-bulu kambingnya ada yang rontok di sekitaran kandang dan dibawa polisi.


Kasi Humas Polres Bantul AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana mengatakan, maraknya pencurian hewan ternak menjelang Hari Raya Idul Adha diantisipasi jajaran kepolisian Polres Bantul dengan semakin meningkatkan kewaspadaan dan upaya preventif untuk mencegah terjadinya pencurian ternak yang biasanya meningkat pada periode ini.

Salah satu langkah utama adalah memberikan imbauan kepada masyarakat, terutama para peternak, agar lebih waspada dan meningkatkan pengamanan terhadap hewan ternak mereka.

"Meningkatnya permintaan hewan kurban menjelang Hari Raya Idul Adha, sering dimanfaatkan oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab untuk melakukan aksi pencurian ternak," ujar Jeffry Kamis (30/5/2024).


Ia mewanti-wanti agar para pemilik hewan ternak apapun itu domba maupun sapi agar waspada. Menurutnya, hewan ternak menjadi objek kejahatan, apalagi menjelang Idul Adha, karena memiliki nilai ekonomi yang tinggi.

Untuk mencegah pencurian ternak, kata Jeffry, Polsek Jajaran akan terus memantau di wilayahnya masing-masing. "Kami juga mengimbau warga agar menggiatkan lagi siskamling tiap malam agar meminimalisir kejahatan malam," ucapnya. (rul/din).

 

Editor : Satria Pradika
#kambing #kambing dicuri #hari raya idul adha #polres bantul #Kapanewon Sanden #Bantul