BANTUL - Menjelang Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriah tentunya penjualan hewan kurban dipastikan meningkat. Berbagai cara dilakukan untuk membuat laris hewan kurban. Seperti misalnya yang dilakukan pedagang kambing di Tamantirto, Bantul Adi Karnadi yang menggunakan jasa sales promotion girl (SPG) untuk pemasaran dagangannya.
Setiap harinya ada sekitar dua sampai lima SPG yang membantu pemasaran kambing Adi. Tugasnya juga terkadang memberikan pakan ke kambing di kandang. Ketika ada pembeli yang datang SPG di tempat Adi akan memandu.
Baik itu perihal harga maupun terkait kondisi kambing itu sendiri. Adi mengaku, ide menghadirkan SPG untuk penjualan kambingnya dari pengamatannya di pusat perbelanjaan atau mal. Sejumlah mal yang didatanginya beberapa ada SPG yang memasarkan produk-produk elektronik.
Dari situ lah menjadi inspirasinya untuk menggunakan jasa SPG dalam menjual kambingnya. Ketika pertama kali mencuat, SPG membantunya sempat menimbulkan pro dan kontra. Itu karena busana yang digunakan SPG dinilai tidak Islami padahal menjual hewan kurban.
Menurut Adi, dari situlah menjadi pembelajaran hidupnya lantas menerima masukan dari ustaz dan banyak kalangan lainnya. "Sehingga penawaran dari SPG itu lebih syar'i pakaiannya itu sangat positif," katanya, Rabu (29/5/2024). Menurutnya, tanpa pikir panjang masukan baik itu langsung disambut baiknya sehingga mengubah pakaian SPGnya menjadi lebih Islami dan menutup aurat.
Penampilannya sudah sangat diubah total sehingga mengundang respon positif dari kalangan masyarakat luas. Sudah sekitar sepekan yang lalu SPG di tempat Adi berbusana muslim tidak seksi. Kehadiran SPG membuat penjualan kambingnya tidak pernah menurun.
Menurutnya, tren penjualannya selalu naik dan hingga sekarang sudah 210an ekor kambing laku terjual. Pria 31 tahun itu mengaku, bahkan sampai kewalahan menerima pesanan. Itu karena terkadang pesanannya sampai lima-10 ekor untuk pembelian kambing harga Rp 3 juta hingga Rp 3,5 juta.
"Iya memang dampaknya dan viralnya dari SPG sama dari yang di Atas," imbuhnya. Adi mengatakan, baru periode Idul Adha 2024 ini menggunakan jasa SPG. Itu karena baru satu tahun terakhir ini mulai menjual kambing untuk hewan kurban. (rul)
Editor : Iwa Ikhwanudin