RADAR JOGJA - Seorang perempuan Ranti Mei Dias Prawesti, 19 menjadi korban pembegalan di JJLS, Srandakan, Bantul. Motornya raib usai pelaku mengeluarkan senjata sejenis pistol untuk mengancamnya. Akibatnya korban mengalami kerugian sekitar Rp 17 juta.
Kasi Humas Polres Bantul AKP I Nengah Jeffry menyampaikan, peristiwa tersebut terjadi pada Senin (20/5) sekira pukul 13.30. Ketika itu korban hendak menuju Pantai Trisik. Saat tiba di TKP Ranti dihampiri oleh dua orang laki-laki dan perempuan yang mengendarai motor matic Vario.
Pada saat itulah, pelaku pria menawarkan untuk membonceng korbannya. "Sambil mengeluarkan sejenis senjata pistol warna hitam yang diselipkan di pinggangnya," ujar Jeffry, Kamis (23/5).
Pelaku Agus Priyono, 47 memboncengi korban menggunakan motornya berkeliling hingga ke Pantai Trisik.Namun setibanya di Pantai Trisik tidak berhenti hanya lewat saja. Lantas Ranti diajak muter-muter sekitar sampai satu jam lebih.
Setelah itu, Agus membawa kembali korbannya ke JJLS Srandakan dan menurunkannya di sana.Korban duduk sedangkan pelaku masih berada di motornya. "Pelaku tidak turun dan mengancam korbannya sambil mengeluarkan sejenis senjata pistol," ungkapnya.
Jeffry mengatakan, ancaman yang dilakukan pelaku berupa verbal yakni Agus mengancam akan menembak korbannya kalau tidak menurut. Dalam posisi ketakutan, Agus membawa pergi motor Ranti merek Honda Beat nopol AB 4160 HB.
Di dalam jok motor tersebut juga terdapat uang tunai Rp 50 ribu serta gawai merek Samsung yang turut digondol pelaku. Atas kejadian itu Ranti mengalami kerugian Rp 17 juta dan melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Polsek Srandakan.
Jeffry mengungkapkan, Agus ditangkap pada Rabu (22/5) sekira pukul 15.00. Pelaku ditangkap di kontrakannya yang berada di Sentolo, Kulon Progo. Agus beserta barang bukti yang ditemukan berupa motor dan gawai Samsung milik korban diamankan untuk penyelidikan lebih lanjut. (rul/din).