RADAR JOGJA – Bersamaan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional, Pemerintah Kabupaten Bantul menggelar Bantul School Expo (BSE) di Kompleks Stadion Sultan Agung (SSA), kemarin (2/5) dan berlangsung hingga Selasa (7/5).
Kegiatan itu bertujuan agar masyarakat mendapat pilihan yang tepat memilihkan sekolah untuk anaknya. BSE menyuguhkan potensi dan kelebihan sekolah-skolah mulai TK hingga SMP. Acara tersebut diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dindikpora) Bantul.
Stan yang ada digunakan untuk memamerkan segala produk hasil karya masing-masing sekolah. Sedangkan panggung digunakan untuk penampilan para siswa menunjukan kebolehannya dalam berbagai bidang.
Kepala Dindikpora Bantul Nugroho Eko Setyanto memaparkan, BSE merupakan wujud publikasi kepada masyarakat. Diharapkan masyarakat tau keunggulannya setiap sekolah sehingga orang tua dapat mengarahkan putra-putrinya dengan tepat disesuaikan minat atau kemampuannya.Selain itu juga sebagai sarana memperkenalkan tentang segala kegiatan pendidikan di Bantul kepada masyarakat,’’ jelasnya.
Diharapkan dengan mengenalkan ini ada kolaborasi dari semua pihak terhadap pemajuan pendidikan di Bantul. Menurutnya itu karena memang pendidikan dapat maju harus melibatkan tiga komponen utama. Pertama, sekolah, orang tua, dan masyarakat.
Posisi orang tua yang ada dalam lingkup keluarga menjadi penting karena anak-anak banyak berkecimpung dalam satuan terkecil tersebut. Atas dasar itu, orang tua mutlak diperlukan dalam pemajuan pendidikan Bantul.
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih menambahkan, Hari Pendidikan Nasional digunakannya untuk refleksi dan evaluasi.
Dia mengklaim dalam refleksi pendidikan di Bantul banyak mencapai prestasi di tingkat internasional, nasional maupun regional DIY. Capaian tersebut menjadi perhatiannya apakah menunjukan prestasi pelajar Bantul keseluruhan atau tidak. (rul/din).
Editor : Satria Pradika