Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

PDIP Bantul Belum Tentukan Partai Koalisi, Halim-Joko Berpotensi Maju Lagi dalam Pilkada 2024

Gregorius Bramantyo • Kamis, 25 April 2024 | 00:57 WIB

NETRAL: Wakil Bupati Bantul Joko Purnomo. (Gregorius Bramantyo/Radar Jogja)
NETRAL: Wakil Bupati Bantul Joko Purnomo. (Gregorius Bramantyo/Radar Jogja)


BANTUL – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Bantul belum memutuskan partai yang akan diajak berkoalisi dalam Pilkada 2024.

Meskipun, partai berlogo banteng moncong putih ini sudah menjalin komunikasi dengan sejumlah partai.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Bantul Joko Purnomo memastikan DPC PDIP Bantul akan berkoalisi pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

Meskipun,jumlah minimal keterisian kursi dalam legislatif untuk mengusung calon bupati dan calon wakil bupati telah terpenuhi.

PDIP Bantul secara ketentuan perundangan bisa mencalonkan sendiri karena memenuhi electoral threshold dengan 12 kursi di DPRD Bantul.

“Tetapi untuk bicara pembangunan, kesejahteraan, ya PDIP Bantul tetap berjalan bersama dengan partai yang lain. Kami akan menjalin koalisi,” ujarnya, Rabu (24/4/2024).

Wakil bupati Bantul ini mengatakan, hingga saat ini DPC PDIP Bantul belum memutuskan partai yang akan digandeng dalam Pilkada 2024.

Namun, ia mengaku pihaknya berkomunikasi dengan partai-partai lain telah terjalin selama ini. Termasuk dengan DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Bantul.

“Tidak menutup kemungkinan juga pada Pilkada 2024, PDIP Bantul akan kembali menggandeng PKB dalam Pilkada 2024,” ungkapnya.

Ia menyampaikan, partainya pun sedang melakukan evaluasi kinerja kepemimpinannya bersama Abdul Halim Muslih.

Menurutnya, apabila dalam evaluasi tersebut kepemimpinannya dinilai baik, tidak menutup kemungkinan pasangan tersebut akan kembali maju bersama dalam Pilkada 2024.

Menurutnya, DPP PDIP akan memberikan rekomendasi berdasarkan survei elektabilitas calon bupati dan wakil bupati.

Selain itu, komunikasi dengan kader partai hingga tingkat provinsi dan kabupaten.


Joko menyebut, dirinya siap apabila diminta DPP PDIP untuk kembali maju dalam pilkada sebagai wakil bupati Bantul.

“Iya, saya siap ditugaskan (DPP PDIP),” tegasnya.

Ia mengatakan, DPC PDIP Bantul pun tengah membuka pendaftaran bagi bakal calon bupati dan wakil bupati Bantul yang akan diusung melalui partai tersebut hingga 25 April 2024.

Baca Juga: Simak! Ini Dia Alur Rekonstruksi Adegan Lengkap Pembunuhan Sadis Suami Habisi Nyawa Istri Saat Tertidur di Dadapayu Gunungkidul

Setelah tahap pendaftaran ditutup, para bakal calon bupati dan wakil bupati tersebut akan diverifikasi dan diajukan ke DPC PDIP DIY hingga ke DPP PDIP.

Sementara itu, Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengaku telah diutus oleh partainya untuk berkomunikasi dengan seluruh partai.

Sebab, menurutnya, seluruh partai memiliki peran untuk membangun daerah.

“Kami lakukan komunikasi tanpa kecuali, supaya ada persepsi yang sama tentang pembangunan masa depan Bantul,” jelasnya.

Halim menyebut, partai politik bertugas melakukan rekrutmen kepemimpinan nasional sampai ke tingkat daerah.

Kemudian, dia mendaftar atas saran banyak orang. Sekaligus membangun komunikasi dengan partai tempat ia mendaftar.

Baca Juga: Aktivasi IKD Kota Magelang Capai 22,4 Persen, Disdukcapil Optimistis Target 30 Persen Nasional Terpenuhi

Ia hingga saat ini juga belum memastikan apakah tugas kepartaian yang ia laksanakan bakal menjamin dirinya maju sebagai calon bupati. Sebab, keputusan ada di DPP PKB.

Halim juga menyebut, belum memiliki gambaran terkait pasangannya yang akan maju dalam Pilkada 2024.

“Enjoy saja, saya juga tidak memaksakan diri untuk maju sebagai calon bupati. Wong bupati juga tidak harus saya. Jangankan bicara soal pasangan, saya direkomendasi saja tidak saya pikirkan,” ujarnya.

Halim sendiri telah mengembalikan formulir pendaftaran lewat PDIP dan Partai Golkar.

Dengan mendaftar di kedua partai tersebut, menurutnya, akan ada kemungkinan koalisi antara PKB dengan PDIP dan Golkar.

“Wong saya sudah daftar kok, masa tidak ada kemungkinan, ya mungkin toh,” katanya. (tyo)

Editor : Amin Surachmad
#2024 #Pilkada #PDIP #Joko Purnomo #Bantul #Abdul Halim #partai