BANTUL - Dikaitkan dengan viralnya materi ceramah Idul Fitri 1445 H, pihak Universitas Ahmad Dahlan (UAD) bereaksi.
Tidak cukup klarifikasi tertulis, internal kampus berencana membawa isu itu ke dalam rapat pimpinan (rapim).
Kabid Humas dan Protokol UAD Ariadi Nugraha menyampaikan, belakangan pihaknya dihubungi banyak pihak menanyakan viralnya sebuah video isi ceramah Idul Fitri 1445 hijrah di Lapangan Tamanan Bantul, Yogyakarta pada Rabu (10/4/2024).
"Wah sejak kapannya tidak terinfo, karena kalau dosen tamu tidak tiap semester mengajar," kata Ariadi saat ditanya mulai kapan dr Untung Cahyono (khatib) menjadi akademisi di UAD pada Sabtu (13/4/2024).
Untung merupakan Dosen Tidak Tetap Al Islam Kemuhammadiyahan (AIK) di Lembaga Pengembangan Studi Islam (LPSI) yang berakhir pada tahun 2022.
Saat ini yang bersangkutan sudah tidak aktif mengajar di UAD.
Apakah UAD merasa dirugikan dengan munculnya video viral tersebut, pihak kampus belum bisa memberikan komentar lebih jauh.
"Karena kita baru rapim (rapat pimpinan) minggu depan setelah masa cuti bersama lebaran selesai. Tahap awal kami di humas menyampaikan terkait status beliau saat ini di UAD," ucapnya.
Sebagaimana diketahui sebuah video menunjukan seorang penceramah pada momen salat Idul Fitri viral di media sosial.
Khatib dr Untung Cahyono disebut sebagai seorang akademisi atau dosen UAD.
Dalam video tersebut, khatib menyampaikan ceramah tentang dugaan kecurangan pemilu 2024, selanjutnya banyak jemaah berbondong bondong meninggalkan tempatnya. (gun)
Editor : Meitika Candra Lantiva