RADAR JOGJA – Dinas Perhubungan (Dishub) Bantul menyediakan jalur alternatif untuk mengantisipasi kemacetan pada saat arus mudik dan arus balik libur Lebaran. Jalur alternatif ini dinilai mampu mengurai kepadatan kendaraan yang melewati jalur utama masuk ke Bumi Projotamansari.
Kepala Dishub Bantul Singgih Riyadi mengatakan, untuk mengurai jalur utama yang rawan kemacetan, Dishub Bantul telah menyediakan beberapa jalur alternatif. Yakni jalur dari Klangon yang tidak harus lurus ke arah jalan Wates. Pengendara diarahkan untuk belok melalui jalur Sedayu-Pajangan.
Kemudian yang dari arah Srandakan bisa melewati Palbapang ke arah Jalur jalan Lintas Selatan. Lalu yang dari Piyungan bisa melewati jalan Sampakan Pleret. “Itu beberapa jalur-jalur alternatif yang bisa digunakan jika terjadi kemacetan di jalur utama,” sebut Singgih.
Sedangkan untuk jalur wisata yang berpotensi macet ada di Jalan Parangtritis, khususnya arah ke TPR induk Parangtritis. Selain itu juga jalur Mangunan-Dlingo, khususnya dari arah Imogiri menuju Mangunan.
"Kemarin kami sudah sepakat dengan Ditlantas Polda DIJ, Dishub DIJ khusus jalur Mangunan-Dlingo kami tangani sama-sama. Jadi kami terapkan satu arah di Mangunan-Dlingo," ujar Singgih.
"Nantinya yang melalui Patuk hanya yang mau ke HeHa Sky View. Selain itu harus lewat Imogiri dan keluar lewat Patuk," lanjutnya.
Puncak kemacetan yang disebabkan kunjungan wisatawan ke Bantul diprediksi terjadi pada Sabtu (13/4) dan Minggu (14/4). Meski begitu, mulai dari H+1 Lebaran, pihaknya telah melakukan siaga penuh di beberapa posko pemantauan.
“Personel kami tempatkan di empat posko yang merupakan akses ruas jalan menuju objek wisata. Yaitu di Jembatan Kretek 2, Pos TPR Parangtritis, Jalur Mangunan Dlingo, dan satu lagi di Jalur Cinomati,” jelasnya.
Sementara itu, Bupati Bantul Abdul Halim Muslih menambahkan, diperkirakan 3,5 juta orang bakal memasuki Bantul selama libur Lebaran. Sementara Pemda DIY menyebut 11,7 juta orang akan berdatangan ke DIJ selama masa Lebaran.
"Dengan peristiwa mudik ini tentu akan banyak kebutuhan yang perlu kami persiapkan untuk mencapai aktivitas lebaran yang aman dan nyaman di Bantul," katanya. (tyo/eno)
Editor : Satria Pradika