Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Wiasatawan Bantul Ditarget Capai 250 Ribu Orang

Gregorius Bramantyo • Selasa, 9 April 2024 | 19:30 WIB
GUNTUR AGA TIRTANA/RADAR JOGJA
GUNTUR AGA TIRTANA/RADAR JOGJA

 

RADAR JOGJA – Dinas Pariwisata (Dinpar) Bantul menargetkan kunjungan pariwisata pada saat libur lebaran mencapai 250 ribu wisatawan. Berdasarkan pengalaman tahun lalu, Dinpar Bantul optimistis angka itu bisa tercapai.

Plt Kepala Dinpar Bantul Kwintarto Heru Prabowo mengatakan, pihaknya telah memprediksi bahwa angka kunjungan wisatawan mampu mencapai angka 250 ribu orang. Selain itu, untuk memaksimalkan pelayanan berjalan dengan baik, berbagai persiapan untuk menyambut wisatawan juga sudah dilakukan.

“Untuk kunjungan wisatawan mulai 11 sampai akhir April. Prediksi kami kurang lebih 250 ribu orang, yaitu masuk di objek wisata yang memiliki retribusi,” ujarnya.

Menurutnya, jika dibandingkan dengan Lebaran 2023, intensitas jumlah kunjungan ini tidak banyak berbeda. Angka kunjungan wisatawan tahun lalu setidaknya sekitar 218 ribu orang.

“Biasanya kami memprediksi saat hari besar itu, kami bulatkan sampai akhir bulan. Kalau tahun lalu hari rayanya 21 April, sehingga kalau dibandingkan dengan tahun ini, prediksi kami tidak banyak berubah untuk sepuluh hariannya,” beber Kwintarto.

Target jumlah kunjungan dikarenakan kondisi atau situasinya masih agak sama dengan tahun sebelumnya. Yakni hari Lebaran jatuh pada April, yang mendekati masa ujian sekolah. Sehingga wisatawan tidak bisa berlama-lama yang mudik. “Kalau hari rayanya jatuh di bulan Mei atau Juni, biasanya kunjungan pasti tinggi karena mendekati liburan sekolah,” katanya.

Atas dasar itu, Dinpar Bantul mengambil kesimpulan bahwa kuantitas kunjungan wisatawan tahun ini tidak akan banyak mengalami peningkatan. “Sehingga asumsi kami, kunjungan pariwisatanya masih sama dengan tahun kemarin,” lontarnya.

Dinpar Bantul juga melarang keras adanya praktik nuthuk atau menaikkan harga jual yang tidak wajar di sejumlah tempat wisata saat libur Lebaran 2024. Saat ini, Dinpar Bantul telah mengeluarkan surat edaran terkait larangan nuthuk kepada pelaku maupun pengelola wisata.
 
Larangan itu dilakukan untuk menjaga kenyamanan wisatawan saat berada di Bantul. Tidak hanya itu, praktik nuthuk juga berpotensi merusak citra pariwisata. Membuat wisatawan enggan untuk kembali menikmati tempat wisata tersebut. "Semua harus wajar. Kalau toh ada perubahan tarif monggo, silahkan, tapi ditulis agar wisatawan bisa tahu harga masing-masing produk," ujar Kwintarto.
  
"Nanti apabila ada hal-hal yang tidak nyaman di semua objek wisata, wisatawan bisa langsung melapor atau mengirim aduan ke akun instagram Dinpar Bantul bernama @jelajahbantul.id," jelas Kwintarto. (tyo/eno)

Editor : Satria Pradika
#Heru Prabowo #Dinpar Bantul #Wiasatawan Bantul