BANTUL – Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Bantul mencatat di awal tahun 2024 ada penambahan panjang dan ruas jalan tingkat kabupaten.
Hal itu karena berubahnya status jalan desa menjadi jalan kabupaten.
Kepala Bidang Bina Marga DPUPKP Bantul Eka Budisantosa mengatakan, pada tahun 2024 ada penambahan 625 ruas jalan tingkat kabupaten.
Dari sebelumnya hanya ada 376 ruas jalan atau sepanjang 624,47 kilometer. Kini menjadi 1.001 ruas jalan atau sepanjang 1.210,72 kilometer.
Menurut Eka, perubahan status jalan desa menjadi jalan kabupaten tersebut menambah beban anggaran perbaikan jalan yang harus dirampungkan Pemkab Bantul.
Pada tahun 2023 sebelum ada perubahan status jalan tersebut, ruas jalan kabupaten dalam kondisi mantap ada sekitar 76 persen.
“Sementara saat ini kondisi jalan kabupaten yang mantap secara persentase hanya 64 persen,” ujarnya, Kamis (4/4/2024).
DPUPKP Bantul mencatat masih ada sekitar 35,33 persen atau sekitar 427,74 kilometer jalan tingkat kabupaten yang dalam kondisi tidak mantap.
Anggaran perbaikan diperkirakan membutuhkan sekitar Rp 400 miliar.
Sementara jalan tingkat kabupaten di Bantul yang kondisinya mantap mencapai 64,67 persen atau 782 kilometer.
"Kondisi jalan kabupaten yang tidak mantap beragam, mulai dari rusak ringan dan rusak berat," kata Eka.
Kepala DPUPKP Bantul Aris Suharyanta mengatakan, perubahan status jalan tingkat desa menjadi jalan tingkat kabupaten membuat kebutuhan anggaran perbaikan jalan kabupaten meningkat tajam.
Perubahan status tersebut disebabkan karena beberapa kalurahan tidak mampu menanggung anggaran perbaikan jalan desa yang rusak.
"Semua jalan desa yang masuk otomatis jalan yang rusak semua. Karena desa tidak mampu melakukan perbaikan, sehingga dilimpahkan ke pemda. Kami naikkan statusnya, sehingga kami yang membiayai," ucapnya.
Aris menyebut, dinasnya berupaya melakukan perbaikan jalan rusak di sejumlah ruas jalan di Kabupaten Bantul.
DPUPKP Bantul memastikan proses perbaikan jalan selesai hingga H-2 Lebaran 2024.
Perbaikan jalan tingkat kabupaten telah dimulai sejak awal tahun 2024.
Namun menurut Aris, masih ada beberapa ruas jalan yang dalam kondisi tidak mantap.
Kondisi itu karena perubahan status jalan dari jalan tingkat desa menjadi jalan tingkat kabupaten.
Untuk itu, DPUPKP Bantul terus mengejar kesiapan jalan kabupaten di Bantul agar dalam kondisi mantap selama Lebaran 2024.
"Realisasi di lapangan kondisi jalan terus, kami kejar pengerjaannya terkait pemeliharaan jalan yang dimulai sejak awal tahun 2024, hingga kami perkirakan sampai H-2 lebaran baru selesai mengerjakan," jelas Aris. (tyo)
Editor : Amin Surachmad