RADAR JOGJA - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panembahan Senopati, Bantul berulang tahun yang ke-21, kemarin (28/3).
Bersamaan dengan itu, diluncurkan fasilitas baru pelayanan pasien. Yakni ruang catheterization laboratory atau Cath-Lab. Ruang itu juga biasa disebut ruang katerisasi jantung dan angiografi.
Ruang tersebut digunakan untuk melakukan pemeriksaan atau tindakan medis menggunakan sinar x atau foto rontgen. Direktur RSUD Panembahan Senopati Atthobari dengan ruangan tersebut dapat menampilkan gambaran pembuluh darah arteri. Pembuluh darah arteri di antaranya jantung, otak, dan ginjal.
"Untuk melihat adanya penyakit, sumbatan, penyempitan atau pelebaran pada pembuluh darah," katanya.
Dia menuturkan, prosedur Cath-Lab sendiri lebih banyak dimanfaatkan untuk masalah jantung. Misalnya pemasangan ring jantung dan angiografi koroner.
Selain itu, prosedur Cath-Lab dapat dimanfaatkan untuk bedah saraf, bedah tulang, dan radiologi intervensi. Atthobari menyampaikan, awal pelayanan Cath-Lab di RSUD Panembahan Senopati untuk pasien dengan gangguan pembuluh darah otak dan tulang belakang atau neurointervensi. Untuk itu dokter yang menanganinya ialah dr. Rita Fitriani, Sp.N.
Menurutnya, adanya pelayanan neurointervensi merupakan pengembangan pelayanan kesehatan. Selain itu, sebagai tindak lanjut RSUD Panembahan Senopati sebagai rumah sakit jejaring pengampuan pelayanan stroke. Status itu didapatkan atas SK dari Kementerian Kesehatan.
"Dengan dibukanya layanan Cath-Lab neurointervensi diharapkan pasien-pasien yang mengalami gangguan pembuluh darah otak dan tulang belakang di Bantul dapat ditangani lebih baik di RSUD Panembahan Senopati," ucapnya.
Memeriahkan ulang tahun ini, RSUD Panembahan Senopati memberikan bingkisan kepada pasiennya. Ada tiga pasien yang diberikan bingkisan secara oleh Sekda Bantul Agus Budi.
Agus Budi mengungkapkan, Cath-Lab merupakan alat yang canggih dan memiliki harga yang mahal. Diharapkan, kehadiran Cath-Lab dapat kebutuhan masyarakat akan kesehatan dapat terpenuhi. "Pembuluh darah yang sangat kecil sampai di otak itu sebetulnya bisa segera kami tangani dengan Cath-Lab ini," tuturnya. (rul/din).
Editor : Satria Pradika