BANTUL – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bantul mulai melakukan ramp check angkutan massal menjelang mudik Lebaran 2024.
Kegiatan itu untuk memastikan keamanan dan kelancaran berkendara.
Kepala Bidang Angkutan Dishub Bantul Toto Pamudji Rahardjo mengatakan, ramp check tersebut dilakukan untuk melihat kesiapan dan kelayakan kendaraan.
Juga, mengantisipasi terjadinya kecelakaan lalu lintas.
Ramp check atau pengecekan kendaraan dilakukan dengan menindaklanjuti surat dari Kementerian Perhubungan.
Pelaksanaan ramp check dilakukan bersamaan oleh sejumlah instansi.
Yakni, Dishub Bantul, Dishub DIY, Ditlantas Polda DIY, Polres Bantul, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas III DIY dan Jasa Raharja.
“Target kami mengecek armada-armada yang ada di Bantul seperti bus wisata, kapal wisata dan jip wisata. Dalam rangka untuk mengurangi angka kecelakaan lalu lintas di jalan, terutama pada angkutan umum,” ujarnya saat ditemui, Kamis (21/3).
Dishub Bantul sudah melaksanakan ramp check ke sejumlah lokasi.
Di antaranya, digelar di beberapa garasi bus. Seperti di garasi bus Tata Transport, PO Gresika, Acropolis Transport dan Semut Ireng Transport.
Ada 16 bus yang telah diinspeksi. Dari jumlah tersebut, ada empat kendaraan yang dinyatakan lolos uji kelayakan beroperasi.
Sementara bagi yang tidak layak, akan dilakukan pembinaan dan diarahkan sesuai dengan masalah yang menjadi temuan.
“Sedang kami bina. Minimal diarahkan untuk uji kir, apalagi sekarang uji kir nol rupiah,” ucap Toto.
Selain itu, Dishub Bantul juga menggelar ramp check bagi angkutan kapal wisata.
Ramp check dilakukan di Laguna View Depok untuk perahu Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP).
Ada sembilan kapal yang sudah dilakukan ramp check. Enam kapal dinyatakan telah dinyatakan layak beroperasi.
Sementara tiga kapal sisanya telah diberikan Pas kapal, yakni surat izin operasional bagi kapal wisata pada Kamis (21/3).
Kemudian ramp check juga dilakukan terhadap jip wisata yang ada di Bantul. Lokasi ramp check berada di kawasan Pantai Parangtritis dan sejumlah objek wisata di Dlingo.
Hal itu sendiri telah dilakukan secara periodik menjelang masa Lebaran juga Natal dan Tahun Baru (Nataru).
“Jip wisata nanti kami agendakan, saat ini bus wisata sama kapal dulu,” kata Toto.
Toto menjelaskan, dalam ramp check ada sejumlah aspek teknis yang diperiksa. Seperti fungsi roda, lampu, klakson, kondisi rem dan kondisi ban.
Lalu, juga sarana prasarana kelengkapan keselamatan seperti alat pemadam api ringan (APAR).
“Kalau di kapal apakah ada pelampung atau tidak. Di jip wisata kami cek, apakah ada helm pengaman dan sabuk pengamannya. Sampai sedetail itu,” jelasnya.
Ia memastikan dinasnya akan mengoptimalkan persiapan-persiapan angkutan menjelang Lebaran 2024. Hal itu untuk memastikan keselamatan agar tidak ada angka kecelakaan lalu lintas.
"Sehingga bisa menghantarkan masyarakat Bantul supaya bisa melakukan aktivitas lebaran dengan selamat dan tertib,” tandasnya. (tyo)
Editor : Amin Surachmad