Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Jibom Gegana Polda DIY Musnahkan Granat Aktif Peninggalan Perang Dunia

Gregorius Bramantyo • Jumat, 15 Maret 2024 | 23:52 WIB
MUSNAH: Tim Penjinak Bom Gegana Satuan Brimob Polda DIY memusnahkan granat aktif peninggalan Perang Dunia II di bulak sawah Padukuhan Sabrang, Kalurahan Triwidadi, Pajangan, Bantul, Jumat (15/3).
MUSNAH: Tim Penjinak Bom Gegana Satuan Brimob Polda DIY memusnahkan granat aktif peninggalan Perang Dunia II di bulak sawah Padukuhan Sabrang, Kalurahan Triwidadi, Pajangan, Bantul, Jumat (15/3).

BANTUL - Sebuah granat aktif peninggalan Perang Dunia II yang ditemukan oleh warga di Padukuhan Kunden, Kalurahan Sendangsari, Pajangan, Bantul dimusnahkan tim Penjinak Bom (Jibom) Gegana Satuan Brimob Polda DIY.

Pemusnahan granat nanas tersebut dilakukan pada Jumat (15/3) pagi pukul 09.15. Dilakukan di bulak sawah Padukuhan Sabrang, Kalurahan Triwidadi, Pajangan, Bantul.

"Granat ini merupakan jenis granat nanas, dari cirinya merupakan sisa Perang Dunia II dan sifatnya masih aktif," kata Komandan Tim Gegana Jibom Gegana Satuan Brimob Polda DIY Kompol Suripto di lokasi pemusnahan.

Pemusnahan granat nanas tersebut dilakukan dengan cara disposal. Di mana disposal merupakan prosedural yang harus dilakukan terhadap pemusnahan bom.

Standarisasi granat yang ditemukan bukan spek pabrikan. Sehingga tidak layak untuk disimpan.

"Jadi, untuk lebih amannya, supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, kami lakukan pendisposalan atau pencerai-beraian,” jelas Suripto.

Dalam kesempatan tersebut, Suripto juga mengimbau kepada masyarakat apabila menemukan benda-benda bahan peledak sisa peninggalan Perang Dunia II agar segera melaporkan ke kantor Polisi terdekat.

Selain itu, warga juga dilarang mengutak-atik temuan bahan peledak tersebut.

“Jangan diperlakukan seperti dilempar, ditekan, digesek, itu tidak boleh. Karena kita ketahui bahwa sifat-sifat dari bom apabila terkena tekanan, gesekan maupun panas akan terpicu,” ujarnya.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Bantul AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana mengatakan, sebuah granat nanas ditemukan seorang pekerja bernama Yuli Winarto, 41.

Saat itu dia tengah menggali tanggul di sungai Padukuhan Kunden, Kalurahan Sendangsari, Pajangan, Bantul pada Rabu (13/3).

Saat mencangkul, Yuli tiba-tiba melihat benda yang bentuknya mirip dengan granat dari balik tanah yang digalinya.

"Sekira pukul 17.30 WIB, dia sedang mencangkul dan melihat serta mendapat benda yang setelah dilihat ternyata satu unit granat nanas," beber Jeffry.

Mengetahui benda yang ditemukannya merupakan granat nanas, Yuli langsung memberitahukan kepada rekan-rekan pekerja lainnya.

Kabar temuan granat nanas itu pun diteruskan kepada warga lainnya.

"Kemudian, mereka bersama-sama mendatangi lokasi penemuan granat dan selanjutnya melaporkan kejadian itu ke Polsek Pajangan," ungkap Jeffry. (tyo)

Editor : Amin Surachmad
#perang dunia ii #Jibom #POLDA DIY #granat aktif