Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Warga Banguntapan Bantul Nekat Akhiri Hidup, Sempat Tinggalkan Surat Wasiat

Gregorius Bramantyo • Selasa, 12 Maret 2024 | 00:02 WIB
KOORDINASI: Petugas dan warga di Kalurahan Karangjambe, Kapanewon Banguntapan, Bantul.
KOORDINASI: Petugas dan warga di Kalurahan Karangjambe, Kapanewon Banguntapan, Bantul.

BANTUL – Seorang warga Kalurahan Karangjambe, Kapanewon Banguntapan, Bantul, mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di kediamannya pada Senin (11/3) pagi sekitar pukul 09.00.

Laki-laki berinisial M, 67, itu sempat meninggalkan surat wasiat sebelum ditemukan tak bernyawa.

Kasi Humas Polres Bantul AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana mengatakan, tubuh korban pertama kali diketahui oleh warga setempat, Syatmin Samson, 57.

Mulanya, Suyatmin menemukan surat wasiat yang diletakkan di bawah pintu rumahnya.

"Kemudian dia memanggil ketua RT setempat, yakni Memed Slamet Riyadi,” katanya, Senin (11/3).

Suyatmin sengaja memanggil Slamet untuk membacakan isi surat wasiat tersebut. Sebab Suyatmin tidak bisa membaca surat wasiat itu.

Setelah mengetahui isi surat wasiat tersebut, keduanya lalu memanggil Sumarjono, 70, yang juga warga setempat untuk memastikan keberadaan korban.

Sesampainya di rumah korban, Sumarjono bisa masuk dengan melewati pintu samping rumah korban yang tidak terkunci. Kemudian diikuti oleh Slamet dan Suyatmin.

“Kemudian para saksi mengecek kamar korban tapi korban tidak ditemukan. Kemudian mendapati korban berada di dapur dalam kondisi gantung diri,” jelas Jeffry.

Dari temuan itu, ketiga saksi kemudian melaporkan ke Bhabinkamtibmas setempat. Lalu diteruskan ke jajaran Polsek Banguntapan.

Petugas kepolisian dari Polres Bantul dan petugas Puskesmas Banguntapan III kemudian datang untuk melakukan pemeriksaan terhadap tubuh korban.

Baca Juga: Enam Pemain Ski Merupakan Warga Negara Swiss Hilang di Pegunungan Alpen

Dari hasil laporan tim Identifikasi Polres Bantul, korban ditemukan dalam keadaan gantung diri. Meninggal dunia dalam posisi tergantung dengan leher terlilit tali.

“Ikatan tali dari rangka beton ke leher 120 centimeter, dari kaki hingga lantai 10 centimeter,” ungkap Jeffry.

Menurut keterangan dari Puskesmas Banguntapan III, tidak ada tanda tanda kekerasan yang ditemukan di tubuh korban.

Diperkirakan korban menghembuskan napas terakhir sekitar 24 jam sebelum ditemukan.

Kemudian dari keterangan Suyatmin, korban sempat ada permasalahan keluarga dengan saudara atau adik kandung korban sebelum peristiwa nahas itu.

Namun kini pihak keluarga sudah menerima kejadian tersebut sebagai musibah.

“Kemudian jenazah korban akan dimakamkan oleh pihak keluarga korban," tandas Jeffry. (tyo) 

Editor : Amin Surachmad
#gantung diri #karangjambe #Bantul