Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Imunisasi Japanese Enchepalitis di Bantul Digelar September, Dinkes Masih Mendata Target Sasaran

Gregorius Bramantyo • Senin, 4 Maret 2024 | 23:57 WIB
Kepala Bidang Penanggulangan Penyakit Dinas Kesehatan Bantul Samsu Aryanto.
Kepala Bidang Penanggulangan Penyakit Dinas Kesehatan Bantul Samsu Aryanto.

BANTUL – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bantul akan melaksanakan imunisasi pencegahan virus Japanese Enchepalitis (JE) mulai September 2024 mendatang.

Saat ini, Dinkes Bantul terus melakukan pendataan terhadap anak di wilayahnya yang akan menjadi sasaran imunisasi JE.

Kepala Bidang Penanggulangan Penyakit Dinkes Bantul Samsu Aryanto mengatakan, sasaran pendataan adalah anak berusia sembilan bulan sampai di bawah 15 tahun yang akan mendapatkan imunisasi JE.

Vaksin JE akan diberikan pada anak berumur sembilan bulan sampai di bawah usia 15 tahun karena merupakan usia rentan terkena virus tersebut.

Pendataan sejauh ini diserahkan kepada masing-masing puskesmas di Kabupaten Bantul.

“Nantinya puskesmas akan menyampaikan data ke kami dan kami akan meneruskan ke Dinkes DIY,” jelasnya, Senin (4/3).

Ia mengakui, dinasnya belum bisa membeberkan berapa banyak anak yang akan menjadi sasaran imunisasi JE.

Meski begitu, ia menjelaskan, sasaran imunisasi JE se-DIY sekitar 844.213 anak berusia sembilan bulan sampai di bawah 15 tahun.

Samsu mengatakan, jika DIY menjadi salah satu sasaran imunisasi JE karena dianggap sebagai wilayah endemi.

Di mana, ada 13 kasus infeksi JE sebelumnya yang ditemukan di DIY.

Dinkes Bantul sendiri telah melakukan pemeriksaan kepada 10 anak di bawah usia 10 tahun yang diduga terjangkit virus JE pada tahun 2023 lalu.

Pemeriksaan sampling tersebut tidak terpusat di satu kapanewon. Melainkan di beberapa kapanewon.

Dari anak-anak yang diperiksa, tidak ditemukan adanya anak yang terjangkit virus JE.

“Untuk di Bantul sejauh ini belum ada kasus JE,” ujar Samsu.

Sebelum dilakukan imunisasi JE di DIY, pemerintah pusat telah melaksanakan imunisasi JE ini di Provinsi Bali pada tahun 2018 dan Kalimantan Barat pada tahun 2023.

Sesuai dengan Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01/07/MENKES/1462/2023 tentang Pemberian Imunisasi Japanese Encephalitis, maka imunisasi JE diperluas ke DIY dan akan dilakukan pada September 2024.

“Saat ini kami juga masih melakukan pemetaan tentang berapa jumlah kebutuhan vaksin dari jumlah sasaran yang ada di Bantul,” kata Samsu.

Kepala Seksi Surveilans, Imunisasi dan Penyehat Lingkungan Dinkes Bantul Elina Chrisniati menjelaskan, imunisasi JE di Bantul akan dilakukan serentak dengan kabupaten dan kota lainnya di DIY.

Yakni, pada bulan September 2024. Untuk DIY akan digelar serentak pada September dan Oktober 2024.

“Saat ini tahapan yang sedang kami lakukan adalah pendataan,” jelasnya. (tyo)

Editor : Amin Surachmad
#imunisasi #Japanese Encephalitis