BANTUL – Kejadian tragis terjadi di Sedayu, Kabupaten Bantul yang menimpa seorang kakek berusia 65 tahun. Itu lantaran kakek tersebut menjadi korban penganiayaan hingga mengalami sejumlah luka bacok. Peristiwa nahas itu terjadi pada Selasa (20/2/2024) sekira pukul 04.00 WIB.
Baca Juga: Sesuaikan dengan Nilai Lokal, Dishub Bantul Kaji Penataan Terminal Imogiri
Kakek yang menjadi korban ialah Wardani yang juga warga Sedayu, Bantul. Kasi Humas Polres Bantul AKP I Nengah Jeffry mengatakan, saat itu korban hendak pergi ke sawah pada waktu kejadian. Sesampainya di sawah, kakek tersebut berada di pinggir jalan.
Baca Juga: Waspada! Masa Suram Bagi Tiga Zodiak yang Akan Terjerat Patah Hati di Tahun Shio Naga
Saat itu lah, kakek Wardani dihampiri seorang laki-laki yang mengendarai motor KLX. Ternyata orang tersebut turun dari sepeda motornya lantas mengeluarkan senjata tajam (Sajam). “Kemudian mengayunkan Sajamnya di pergelangan tangan korban sebelah kanan, kiri dan juga punggung,” ucap Jeffry, Selasa (20/2/2024).
Baca Juga: TPR Parangtritis Bantul Akan Pindah Ke Selatan JJLS, Status Jalan Harus Diturunkan
Setelah melakukan penganiayaan pelaku langsung pergi melarikan diri. Tetapi sosok pelaku masih belum diketahui identitasnya. Oleh karena itu, sosok yang melakukan penganiayaan terhadap Wardani adalah orang tak dikenal (OTK).
Baca Juga: Angkat Potensi Wisata Kotabaru, Pemkot Jogja akan Selenggarakan Fun Run Tour de Kotabaru Pekan Ini
Atas kejadian tersebut korban mengalami luka pada bagian pergelangan tangan kanan dan kiri serta bagian punggung. Sekarang Wardani masih dirawat di RS Mitra Sehat dan belum bisa dimintai keterangan secara lengkap oleh polisi. Tetapi, penyelidikan akan tetap dilakukan untuk mengungkap pelaku.
Jeffry menambahkan, sekarang pelaku dalam pengejaran untuk ditangkap mempertanggung jawabkan perbuatannya. Sekarang prosesnya sedang dalam pengumpulan bukti-bukti terkait kejadian. Selain itu juga dilakukan pengumpulan keterangan dari saksi-saksi dan nantinya juga korban apabila sudah pulih. (rul)
Editor : Iwa Ikhwanudin