Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Presiden Jokowi Bagikan Bantuan Beras Premium di Gudang Bulog Sendangsari Bantul

Gregorius Bramantyo • Selasa, 30 Januari 2024 | 20:30 WIB
MANFAAT: Presiden Joko Widodo menyerahkan bantuan pangan cadangan beras pemerintah kepada seribu KPM di Gudang Bulog Sendangsari, Kapanewon Pajangan, Bantul, Selasa (30/1) pagi.
MANFAAT: Presiden Joko Widodo menyerahkan bantuan pangan cadangan beras pemerintah kepada seribu KPM di Gudang Bulog Sendangsari, Kapanewon Pajangan, Bantul, Selasa (30/1) pagi.

BANTUL - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyerahkan bantuan pangan cadangan beras pemerintah kepada seribu keluarga penerima manfaat (KPM) di Gudang Bulog Sendangsari, Kapanewon Pajangan, Bantul, Selasa (30/1) pagi.

Presiden memastikan bantuan beras seberat 10 kilogram untuk setiap KPM tersebut adalah beras dengan kualitas premium bukan medium.

Jokowi mengatakan, beras yang dibagikan di Gudang Bulog Bantul merupakan beras premium.

Jokowi yang didampingi Gubernur DIY Hamengku Buwono X dan Bupati Bantul Abdul Halim Muslih.

Jokowi berpesan kepada masyarakat penerima bantuan agar memasak beras ketika sampai rumah.

"Beras yang diterima bukan beras medium tapi beras premium, coba sampai di rumah langsung dimasak dan dicoba. Jadi  memang beras yang diberikan ini beras pilihan semuanya," ujarnya.

Ia pun kemudian menanyakan kepada masyarakat penerima bantuan, apakah menyetujui jika bantuan pangan beras diberikan lagi dalam beberapa bulan ke depan.

"Setuju mboten? Yang tidak setuju angkat tangan," kata Jokowi yang disambut teriakan setuju oleh para warga Kabupaten Bantul yang hadir pada acara itu.

Jokowi kemudian melanjutkan, setelah bulan Maret akan dilanjutkan lagi bantuan pangan beras tersebut untuk April, Mei, dan Juni.

Setelah bantuan pangan beras untuk Juni disalurkan, ungkap Jokowi, pemerintah akan menghitung anggaran lagi untuk melanjutkan pemberian bantuan.

"Nanti setelah Juni saya akan hitung lagi APBN kita, kalau memungkinkan akan dilanjutkan lagi," ucapnya.

Pada kesempatan tersebut, Jokowi juga membagikan dua sepeda kepada penerima manfaat yang mampu menghapal Pancasila.

Ia juga membagikan kaus kepada para penerima manfaat sebelum akhirnya meninggalkan Gudang Bulog Sendangsari.

Gubernur DIY Hamengku Buwono X memberikan apresiasi kepada Perum Bulog atas bantuan pangan yang diterima masyarakat Yogyakarta sebagai bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat.

Menurutnya, program beras bantuan pangan ini memberikan dampak yang signifikan untuk menahan laju kenaikan harga pangan pokok di tingkat konsumen.

Dirinya pun menekankan, program peningkatan kesejahteraan masyarakat seperti bantuan pangan ini perlu dilanjutkan. Mengingat banyaknya manfaat yang diterima masyarakat.

“Saya rasa program bantuan pangan ini sangat penting kehadirannya bagi masyarakat. Selain karena banyaknya masyarakat yang terbantu oleh program ini, saya kira program ini juga dapat memberikan dampak yang signifikan untuk menahan laju kenaikan harga beras,” katanya.

Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi menjelaskan, kehadiran Jokowi di Gudang Bulog Sendangsari untuk memastikan kondisi stok beras cukup hingga beberapa waktu ke depan.

Sebelumnya, Jokowi sempat mengecek stok beras yang ada di Gudang Bulog Purwomartani, Kapanewon Kalasan, Sleman, Senin (29/1) kemarin.

Mengenai jumlah beras yang dibagikan di Bantul, Arief memastikan ada 1.250 penerima manfaat. Masing-masing beras berisi 10 kilogram. “Untuk stok di Bantul saat ini kurang lebih ada 1.000 ton,” jelasnya. (tyo)

 

Editor : Amin Surachmad
#beras #presiden joko widodo #bulog #keluarga penerima manfaat #Jokowi