Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Dorong Pengembangan Pelaku UMKM, Pemkab Bantul Sediakan Jaringan Wifi Publik

Gregorius Bramantyo • Rabu, 24 Januari 2024 | 01:32 WIB
FOKUS:Subkoordinator Kelompok Substansi Infrastruktur Teknologi Informasi Pemerintah Diskominfo Bantul Machmud Murdiyanto.
FOKUS:Subkoordinator Kelompok Substansi Infrastruktur Teknologi Informasi Pemerintah Diskominfo Bantul Machmud Murdiyanto.

BANTUL – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bantul mendorong pengembangan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan menyediakan jaringan fiber optic (FO) dan wifi publik di beberapa lokasi.

Subkoordinator Kelompok Substansi Infrastruktur Teknologi Informasi Pemerintah Diskominfo Bantul Machmud Murdiyanto mengatakan, penambahan fasilitas FO dan wifi publik dilakukan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat terutama pelaku UMKM yang ada di Bantul.

“Penyediaan jaringan FO dan wifi publik sangat berdampak bagi UMKM, literasi digital bisa terlaksana dengan adanya pembangunan infrastruktur jaringan internet,” katanya saat ditemui di kantornya, Selasa (23/1).

Menurutnya, saat ini wifi publik telah ada di beberapa lokasi yang menjadi sentral pemasaran pelaku UMKM.

Saat ini wifi publik telah ada di enam lokasi yaitu di Pasar Seni dan Wisata Gabusan (PSWG), Lapangan Paseban, Taman Milenial, Taman Adipura, Joglo Parangtritis, dan Lapangan Trirenggo.

Ia menyampaikan, keenam lokasi tersebut dinilai potensial untuk menjadi lokasi bagi pemasaran produk UMKM. Sehingga Pemkab Bantul menyediakan wifi publik di lokasi tersebut.

“Salah satu manfaatnya adalah ketika para pelaku usaha di UMKM mampu untuk memanfaatkan ruang digital yang menyediakan fasilitas dan alat untuk menghubungkan pengguna dengan informasi, layanan, atau aktivitas bisnis,” ujarnya.

Selain itu, beberapa wifi publik juga ada di tingkat kapanewon dan kalurahan. Terutama di sentra UMKM.

Menurut Machmud, keberadaan wifi publik akan mendukung pelaku UMKM untuk mengembangkan bisnis dan produknya. Dengan begitu dapat mendukung pengembangan UMKM di Bantul.

“Banyaknya platform online dengan berbagai kemudahan dan daya tarik layanan yang ada tentunya akan menjadikan kemudahan bagi pelaku usaha untuk memilih dan menentukan,” ucapnya.

Sementara itu, saat ini belum semua kantor kalurahan di Bantul tersambung jaringan FO.

Diskominfo Bantul pun berupaya memperluas jaringan FO agar dapat diakses di setiap kalurahan.

“Pembangunan FO untuk meneruskan backbone kami dan menyambungkan beberapa kalurahan yang masih menggunakan jaringan radio link,” jelas Machmud.

Ia menyebut, penambahan jaringan FO dan wifi publik masih dalam proses perencanaan. Sehingga ia belum dapat memastikan berapa jumlah jaringan FO dan wifi publik yang akan ditambah pada tahun 2024.

Pada tahun 2024, Pemkab Bantul mengalokasikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Bantul sekitar Rp 824 juta untuk penyediaan jaringan FO. Ditambah Rp 170 juta dari Dana Keistimewaan (Danais) untuk penambahan wifi publik. (tyo)

Editor : Amin Surachmad
#wifi gratis #fiber optic #Diskominfo Bantul #UMKM