BANTUL – Kantor bupati Bantul saat ini telah dilengkapi dengan fasilitas ramah anak. Fasilitas itu berada di salah satu sudut lobby kantor bupati Bantul.
Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Bantul menyebut, adanya fasilitas ramah anak merupakan salah satu indikator menuju Kabupaten Layak Anak (KLA).
“Supaya anak-anak mendapatkan akses, misalnya di perkantoran. Karena di situ tidak menutup kemungkinan ada tamu yang membawa anak,” kata Kepala DP3AP2KB Bantul Ninik Istitarini, Rabu (17/1).
Ia mengatakan, saat ini memang belum semua kantor di lingkungan Pemkab bantul memiliki fasilitas ramah anak. Namun, seluruh kapanewon di Bantul telah memiliki fasilitas tersebut.
Instruksinya tertuang dalam Peraturan Kabupaten Bantul Nomor 4 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Kabupaten Layak Anak (KLA).
"Dalam hal menuju KLA, semua fasilitas yang terakses oleh anak-anak harus ramah anak. Jadi seluruh kapanewon di Kabupaten Bantul itu harus ramah anak," jelasnya.
Menurutnya, penyelenggaraan ramah anak tidak hanya dari kapanewon saja. Namun dari gedung atau kantor-kantor organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Bantul juga harus ramah anak.
Ninik menyebut, saat ini juga sudah cukup banyak kantor-kantor pemerintahan di Kabupaten Bantul yang sudah memiliki fasilitas ramah anak. Seperti di Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kesehatan, dan DP3AP2KB itu.
Kemudian, fasilitas kesehatan berupa Puskesmas maupun rumah sakit di Kabupaten Bantul juga sudah memberikan layanan-layanan tersebut kepada masyarakat.
"Jadi, selain ada fasilitas ramah anak, kami juga mendorong kantor-kantor OPD di Bantul itu memiliki pojok laktasi. Sehingga ibu yang menyusui bisa nyaman memberikan ASI," ujarnya.
Ia menyebut, di tahun 2024 ini, DP3AP2KB Bantul akan mengajukan pengadaan ruang bermain ramah anak dan sekolah ramah anak.
Untuk ruang publik ramah anak di Bantul sendiri saat ini berada di Taman Milenial dan depan Masjid Agung Bantul atau di area Perpustakaan Daerah.
"Kami memilih di situ karena berdampingan dengan Perpustakaan Daerah. Perpustakaan membuka pendopo pojok baca dan nanti akan digabung menjadi satu dengan ruang publik ramah anak itu, tandasnya. (tyo)
Editor : Amin Surachmad