Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Guru SMA Negeri dan Swasta di Lampung Belajar Kurikulum Merdeka di SMAN 1 Sewon Bantul

Gunawan RaJa • Senin, 8 Januari 2024 | 20:03 WIB
SINAU - Guru SMA Negeri dan Swasta se-Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung melakukan studi tiru Kurikulum Merdeka di SMAN 1 Sewon, Bantul Senin (8/1/2024)  (FOTO: GUNAWAN/RADAR JOGJA)
SINAU - Guru SMA Negeri dan Swasta se-Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung melakukan studi tiru Kurikulum Merdeka di SMAN 1 Sewon, Bantul Senin (8/1/2024) (FOTO: GUNAWAN/RADAR JOGJA)

BANTUL -  Jogja sebagai Kota Pendidikan menjadi rujukan sekolah di luar Jawa untuk melakukan studi tiru Kurikulum Merdeka.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) sendiri memproyeksi Kurikulum Merdeka akan menjadi kurikulum nasional tahun ini.

Untuk kepentingan penyesuaikan kurikulum terbaru, guru SMA Negeri dan Swasta se-Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung menyambangi SMAN 1 Sewon, Bantul Senin (8/1/2024).

Mereka melakukan studi tiru Kurikulum Merdeka ke kabupaten berjuluk Projotamansari selama satu hari.

Kedatangan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II Provinsi Lampung Sunardi bersama rombongan disambut oleh Kepala SMAN 1 Sewon, Bantul Subarino dan jajaran.

"Kami datang bersama dengan (guru) SMAN dan swasta se-Kabupaten Pringsewu. Yakni, 10 SMAN dan 12 SMA Swasta," kata Sunardi.

Baca Juga: PAD Retribusi Parkir Tahun 2023 Lampaui Target, Tahun Ini Dishub Sleman Evaluasi Izin Perpakiran

Pembelajaran Kurikulum Merdeka di SMAN 1 Sewon, Bantul menurutnya sangat bagus.

Salah satunya keterlibatan wali murid dalam proses menentukan jurusan peserta didik.

Terlebih, SMAN 1 Sewon juga salah satu sekolah berprestasi hingga skala nasional.

"Tentu hasil dari studi tiru Kurikulum Merdeka ini menjadi masukan untuk direalisasikan di Kabupaten Pringsewu," ucapnya.

Baca Juga: Walau PSIM Jogja Hanya Bisa Bermain Imbang, Kas Hartadi: Ini Wajar, Tapi Semua Pemain Sangat Luar Biasa

Sementara itu, Kepala SMAN 1 Sewon, Bantul Subarino mengatakan, kebijakan Merdeka Belajar merupakan langkah untuk mentransformasi pendidikan demi terwujudnya Sumber Daya Manusia (SDM) unggul Indonesia yang memiliki profil pelajar Pancasila.

"SMA Negeri 1 Sewon, Bantul mulai menerapkan Kurikulum Merdeka pada tahun pelajaran 2022-2023," kata Subarino.

Kemudian mengadakan gelar karya pada tanggal 20-21 Oktober 2022, dalam rangkaian kegiatan di P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila) dengan tema Gaya Hidup Berkelanjutan.

Baca Juga: Total Surat Suara Presiden dan Wapres Yang Rusak di Sleman Capai 382 Lembar, KPU Sleman: Akan Dimusnahkan

"Hasil karya peserta didik seperti, digital poster, leaflet, karya tulis ilmiah, video, vlog, podcast, dan real produk," ujarnya.

Kurikulum Merdeka merupakan kurikulum dengan pembelajaran intrakurikuler melalui konten beragam agar siswa dapat lebih optimal dan memiliki cukup waktu mendalami konsep dan menguatkan kompetensi.

Kurikulum Merdeka pertama diluncurkan pada 2022 dan bersifat opsional. (gun)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#kurikulum merdeka