BANTUL – Belum semua kantor kalurahan di Kabupaten Bantul tersambung jaringan fiber optik (FO). Dari 75 kalurahan yang ada di Kabupaten Bantul, baru 38 kantor kalurahan yang telah tersambung jaringan FO.
Berdasarkan data Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bantul, ada dua kapanewon di Bantul di mana seluruh kalurahannya belum tersambung jaringan FO.
Dua kapanewon tersebut adalah Kapanewon Piyungan dan Kapanewon Jetis. Seluruh kantor kalurahan di dua kapanewon tersebut masih menggunakan jaringan radio link.
“Kami coba mencari dari sumber-sumber lain di luar APBD,” katanya.
Ia menyebut, meskipun belum semua kantor kalurahan belum tersambung jaringan FO, namun kebutuhan untuk internet sudah terlayani dengan baik.
Menurutnya, perbedaan jaringan FO dan radio link terletak pada akses koneksi. Jaringan FO terkoneksi lewat kabel fiber.
Sedangkan radio link terkoneksi melalui frekuensi. Sehingga jika cuaca sedang buruk, jaringan radio link sering terganggu.
“Tapi, kalau dengan kabel FO itu tidak terpengaruh oleh cuaca karena langsung terhubung dengan kabel. Kalau kondisi normal, radio link tidak masalah, hanya berpengaruhnya kalau kondisi hujan atau cuaca buruk,” jelasnya.
Bobot sendiri belum bisa memastikan terkait penambahan jaringan FO untuk kalurahan pada 2024 mendatang. Lantaran pihaknya belum memiliki anggaran.
“Tidak bisa dipetakan berapa anggaran yang dibutuhkan karena faktornya bukan berada di kalurahan tersebut. Kalurahan satu dengan yang lain anggarannya berbeda, tergantung jarak kabel,” ucapnya. (tyo)